Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Lewat Peldaster, Teater Peneti Kukuhkan 37 Anggota Baru

Dulohupa.id – Setelah seminggu lamanya menerima berbagai materi teater dan materi penunjang lainnya, akhirnya malam ini  37 orang peserta Inagurasi Pelatihan Dasar Teater (Peldaster) Peneti Gorontalo ke-VIII tahun 2020 dikukuhkan, Sabtu (29/2/2020).

Pembina Teater Peneti, Zulkifli Lubis Mengatakan, para peserta yang dikukuhkan, kini resmi menjadi anggota Teater Peneti Gorontalo angkatan delapan sesuai dengan AD/ART teater Peneti.

” Mereka yang dikukuhkan sudah melalui tahap seleksi dan sudah menerima materi teater dan maupun materi yang terkait dengan penunjangnya. Terkait peserta peldaster yang berasal dari siswa SMU dan SLTP, status keanggotaannya menjadi anggota penuh ketika mereka telah menyelesaikan masa studi. Sementara peserta yang berasal dari mahasiswa dan memiliki sanggar di kampus masing-masing, mereka tetap dapat menjadi anggota penuh Teater Peneti ketika mereka berada di luar kampus.” Jelas Zulkifli

Teater Peneti
Pementasan angkatan ke VIII Teater Peneti yang berjudul ” Semua yang hidup pasti akan mati”

Selain mengukuhkan anggota baru, melalui kesempatan itu Teater Peneti juga mengangkat beberapa orang menjadi anggota kerhomatan, Karena dinilai selama ini turut berjasa bagi Teater Peneti Gorontalo.

Panitia pelaksana mengucapkan terimakasih kepada sejumlah kalangan yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, utamanya pemerintah Kabupaten Gorontalo. “Kami segenap pengurus Teater Peneti Gorontalo mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo, utamanya kepada Bupati Nelson Pomalingo dan Dinas Kominfo serta Dinas Pariwisata yang telah mendukung terselenggaranya peldaster tersebut.” Tambah Zul

Teater peneti
Pentas Teater Peneti yang berjudul ” Catatan sebuah pena padamu yang berkehendak”.

Penutupan peldaster ke VIII ini di isi dengan berbagai pertunjukan teaterikal para peserta dan juga pertunjukan monolog dari Teater Merah Putih Makasar, Jamal Dilaga.

Teater Peneti
Pertunjukan monolog dari Teater Merah Putih Makasar, Jamal Dilaga.

Hen Restu, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang turut menutup kegiatan peldaster, mengaku terkesan dengan apa yang di pentaskan oleh para peserta. Padahal mereka hanya menerima materi hanya selama 7 hari.

” Malam ini pertunjukannya keren, ada puisi yang dibawakan secara teaterikal, ada pertunjukan monolog, semuanya ditampilkan dengan cara berbeda” ungkap Hen Restu

Ia juga mengatakan, dengan lahirnya angkatan ke-VIII anggota Teater Peneti Gorontalo, diharapkan dapat mengisi dan menghidupkan sejumlah lokasi Wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo dengan pertunjukan terkait budaya maupun pementasan teaterikal lainnya.

” Di Kabupaten Gorontalo banyak lokasi- lokasi wisata, namun masi belum banyak menarik pengunjung. Nah, dengan adanya berbagai komunitas seni dan komunitas lainnya seperti Teater Peneti, diharpakan dapat mengisi panggung disetiap lokasi wisata, untuk meramaikannya” jelas Hen Restu (Kibong)