Dulohupa.id – Guna membeikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat berpenghasilan rendah, Perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo, menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan P3A Kabupaten Gorontalo, dalam penyaluran aer bersih.
Bupati Nelson Pomalingo menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang dilakukan PDAM dan Dinas P2PA. Menurutnya, bentuk kerja sama seperti itu harus dilakukan untuk menutupi keterbatasan masing-masing.
“Kita ini ada keterbatasan, dan itu di penuhi oleh orang lain. Inilah yang saya maksudkan, PDAM jangan berdiri sendiri. lakukan komunikasi dengan OPD terkait. Saya bergembira, hari ini koordinasi itu dilakukan,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini juga,Nelson Pomalingo meminta agar pihak-pihak terkait dapat memberikan laporan setiap bulan terkait kualitas air. “Apalagi hari ini ada isu corona. Saya minta ada laporan kualitas air kepada saya. Ini tolong kontrol dari dinas kesehatan,” tegasnya.
Sementara itu Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Selvian Rivo Hiola, usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU, kepada awak media mengungkapkan, program tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan air PDAM dengan hemat. Lebih lanjut dikatakan oleh Rivo PDAM Kbupten Gorontalo kedepan akan melaksanakan program pelayanan air bersih berbasis Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Responsif Gender.
”Sasaran utamanya adalah ibu-ibu yang tergolong memiliki ekonomi kurang mampu,” terangnya. Dikatakan oleh Rivo, penggunaan air PDAM harus di hemat, mengingat air tersebut mengandung desinfektan. Sehingganya, air PDAM memiliki tingkat kebersihan yang tinggi bahkan dapat membunuh berbagai jenis kuman. “Untuk jumlah penerima MBR, 45 persen dari dari 2100 sambungan rumah. Program ini akan kita mulai pada bulan depan. Menunggu surat keputusan pemasangan dari pusat,” tutupnya. (ADE)











