Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Lama Jadi Buron, Pencuri Sarang Walet Lintas Sulawesi Ini Berhasil Dibekuk

Dulohupa.id – Tim Pandawa Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gorontalo berhasil membekuk satu tersangka pencuri sarang burung walet lintas Sulawesi, di Desa Aer Gale, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi selatan pada, Sabtu (29/8).

Pria berinisial NT (30) itu sebelumnya juga telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), dan beraksi bersama lima rekannya yaitu SM, FR, FA, FD, dan AT pada Juli 2020 kemarin di Gorontalo.

“Selain mengamankan NT, tim pandawa juga mengamankan barang bukti berupa satu buah linggis, pisau panen, dan satu unit mobil avanza dengan plat DB 1952 MQ,” kata Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Nauval Seno, Selasa (1/9).

Secara rinci Nauval menjelaskan, bahwa memang NT tersebut merupakan pelaku yang kasusnya ditangani oleh pihaknya. Dan dari penyelidikan yang dilakukan, pihaknya menemukan informasi bahwa NT berada di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan. Sehingga dari informasi tersebut, tim pandawa melakukan koordinasi dengan polsek Sinonsayang untuk meminta bantuan agar bisa memastikan tempat tinggal pelaku

“Setelah memastikan keberadaan pelaku, tim pandawa yang dipimpin langsung oleh Aipda Roy Daeng Passa langsung bergerak menuju lokasi keberadaan pelaku. Setelah tiba di lokasi, tim langsung menuju Polsek Sinonsayang dan melakukan koordinasi dengan Kanit Intel Polsek Sinonsayang untuk melakukan penangkapan di tempat tinggal pelaku,” pungkasnya.

Sementara itu, dijelaskan Aipda Roy Daeng Passa, penangkapan NT dilakukan di rumah temannya sesama pemetik cengkeh. Saat dilakukan interogasi, NT mengakui bahwa setelah komplotannya berhasil dibekuk tim pandawa, pada 5 Juli kemarin, ia melarikan diri ke kebun cengkeh yang ada di Kecamatan Sinosayang. Selain itu juga, NT mengakui barang bukti berupa linggis, pisau panen dan mobil yang digunakan melakukan aksi tersebut, merupakan milik tersangka SM alias Tevi.

“Saat dilakukan penjemputan barang bukti, pelaku berusaha melakukan perlawanan, sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur,” tutup Roy.

Reporter: Fandiyanto Pou