Dulohupa.id – Gedung Yayasan Winarni Rahmat Ririn Al-Azhar 43 Gorontalo tiba-tiba ditempel stiker oleh pihak Bank Tabungan Negara (BTN) Gorontalo.
Sejumlah orang yang diketahui merupakan karyawan BTN Gorontalo mendatangi yayasan. Dimana telihat karyawan BTN menempel gedung yayasan dengan tulisan “Rumah Ini adalah Agunan Bank BTN”. Stiker bertuliskan bahwa gedung tersebut beratas namakan Winarni Monoarfa.
Saat dikonfirmasi, ketua Yayasan Al-Azhar, Taufik Akbar menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bentuk penyitaan terhadap gedung yayasan. Dirinya mengatakan bahwa hal tersebut akibat pihak yayasan telah menunggak angsuran selama 14 hari.
“Sampai hari ini tidak ada penyitaan dan untuk kepemilikan gedung memang atas nama pribadi. Saya sudah hubungi bagian keuangan dan memang sudah telat bayar angsuran 14 hari. Saya sudah minta staf untuk langsung membayarkannya hari ini,” Jelas Taufik Akbar, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga:
Fakta-fakta Polemik Yayasan Al-Azhar Gorontalo Bikin Guru “Sengsara”
Gaji 17 Karyawan Yayasan Al-Azhar Gorontalo Belum Dibayarkan
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sejak awal pembangunan gedung yayasan Al-Azhar Gorontalo menggunakan kredit pinjaman di bank yang sampai saat ini masih dalam tahap pembayaran angsuran.
“Tidak akan ada penyitaan gedung dan tidak akan ada proses pendidikan yang terganggu,” tegas Taufik.
Reporter: Kris
Berita Lainnya: Oknum Honorer di Gorontalo Curi 6 Unit Ponsel Milik Mahasiswa












