Dulohupa.id- Sebanyak 1283 santri dari berbagai kecamatan di Kota Gorontalo, mengikuti Khatam Raya Al Quran. Karena dalam masih dalam masa pandemi COVID-19, maka kegiatan untuk para pembaca ayat suci Al Quran ini pun, dilakukan semi virtual, siang tadi, Senin (29/3) di Aula Bantayo Yiladia, Kota Gorontalo.
Wali Kota Gorontalo, Ryan F Kono dalam kesempatan tersebut menjelaskan, bahwa ia secara pribadi mengapresiasi kegiatan tersebut. Lebih jauh ia memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ustaz maupun ustazah yang telah mengajari ribuan santri tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi dan memberi penghargaan setinggi-tingginya, kepada para ustad dan ustazah selaku guru santri, karena telah bersinergi membantu pemerintah Kota Gorontalo. Dalam hal membangun sumber daya manusia melalui pemahaman nilai-nilai al-quran,”ujar Ryan.
Menurutnya, dalam upaya mewujudkan Kota Gorontalo yang agamis, maka “selalu mengedepankan spirit-spirit kebersamaan, spirit hidup rukun antar agama, dan antar umat beragama, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, dan terus berjuang dalam prinsip agama islam,” terang Ryan.
Ia pun mengungkapkan, bahwa pendidikan Al-Qur’an sangat berperan penting dalam memperkokoh pertahanan rohani generasi bangsa.
“Apalagi salah satunya, bagaimana kita harus menanamkan pendidikan Al-Qur’an di usia dini seperti dilakukan anak-anak peserta khatam Al-Qur’an sekarang ini. Dan kami sangat yakin jika Pendidikan Al-Qur’an terus di kembangkan, maka nilai-nilai Al-Qur’an mampu membentengi anak-anak muda di era sekarang ini,” jelas Ryan.
Ryan berharap, dengan dilaksanakanya kegiatan khatam raya ini, bukanlah akhir dari pembelajaran al-Qur’an, tetapi lebih bisa ditingkatkan dari proses belajar membaca sampai nanti menghafal Al Qur’an.
“Saya berharap kepada ustadz atau ustadzah sebagai guru santri, harus memiliki ide yang kreatif dan inovatif mengembangkan strategi dalam rangka proses kegiatan belajar mengajar, dalam hal ini membaca Al-Qur’an. Dan paling penting diharapkan anak-anak diajarkan untuk mampu memahami nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an,” tutup Ryan.
Reporter: Yusuf Konoli











