Dulohupa.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Bolango sebut lambatnya renovasi 3 gedung kelas di SDN 7 Bulango Utara pasca terbakar 2022 silam, akibat keterbatasan anggaran daerah.
Kondisi 3 gedung kelas yang hingga saat masih dipenuhi puing-puing pasca terbakar terus menjadi sorotan dan keluhan dari pihak orang tua siswa serta guru. Pasalnya sejak terbakar pada 2022 silam, 3 gedung kelas tersebut belum mendapat perbaikan yang mengakibatkan siswa harus belajar di sebuah gedung perum yang sempit dan pengab.
Dari 3 gedung kelas yang terbakar, hanya 1 kelas yang diketahui akan mendapat perbaikan dengan menggunakan dana alokasi umum pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Namun 2 bangunan kelas lainnya masih menjadi pertanyaan kapan dan mengapa belum diperbaiki.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang pendidikan dasar dinas pendidikan kabupaten Bone Bolango, Andres Akaseh mengungkapkan bahwa hal tersebut bukan sebuah keterlambatan. Dimana dirinya menyampaikan bahwa segi penganggaran telah dilakukan sejak awal tahun dan tidak berselang lama pasca gedung tersebut terbakar.
“Backup penganggaran sudah dari awal tahun dilakukan, namun dilaksanakan hanya di Bulan Oktober. Setahu kami itu sudah tertuang dalam rencana kerja dan anggaran dinas pendidikan. Kita sudah usulkan sejak kejadian, namun sampai saat ini memang belum tercover melalui dana alokasi khusus,” Jelas Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango, Andres Akaseh, Rabu (11/10/2023).
Oleh karena itu, pemerintah daerah kemudian menggangarkan dana alokasi umum untuk Renovasi gedung kelas yang terbakar di SDN 7 Bulango Utara. Namun dirinya menyebutkan karena keterbatasan anggaran daerah, pemerintah baru mengalokasikan anggaran hanya untuk 1 gedung kelas.
“Melalui jalur mekanisme dana alokasi khusus sudah kita usulkan tapi sampai saat ini belum mendapat respon dari pusat, karena memang untuk dana alokasi khusus diputuskan oleh pusat. Makannya 2 gedung kelas yang belum di renovasi jika tidak tercover dalam dana alokasi khusus, akan kita backup di tahun 2024 dengan menggunakan dana alokasi umum. Secara kasat mata memang SDN 7 Bulango Utara sangat layak untuk mendapat dana alokasi khusus, namun kita juga harus lihat kualitas data yang ada di Dabodik, kalau bagus mungkin akan masuk jadi prioritas di tahun 2024,” Ungkap Andres Akaseh.
Lebih lanjut, Andres mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki alokasi anggaran dana aloksi khusus tahun 2024, namun pihaknya belum mengetahui lokus sekolah yang akan menjadi penerima.
Dirinya juga menuturkan bahwa pihaknya hanya sebatas mengusulkan sekolah yang pantas dan layak menerima dana alokasi khusus, namun pihaknya tidak dapat mengintervensi karena keputusan dan kewenangan berada di pusat.
Reporter: Kris











