Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Gorontalo Terima Insentif Fiskal Rp5,9 Miliar

96
×

Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Gorontalo Terima Insentif Fiskal Rp5,9 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kemiskinan di Gorontalo
Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Kono saat menerima dana fiskal sebesar 5,9 Milyar dari pemrintah pusat atas capaian pengendalian kemiskinan ekstrem di Kota Gorontalo. Foto: Diskominfo.

Dulohupa.id – Usai torehkan prestasi dalam mengendalikan kemiskinan ekstrem, pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo berhasil menerima insentif dana fiskal hingga sebesar Rp5,9 Miliar dari pemerintah pusat.

Pengendalian kemiskinan ekstrem merupakan salah satu isu strategis nasional yang dihadapan pada tahun 2024 mencapai 0 persen. Atas kerja keras dan kolaborasi yang dilakukan pemerintah Kota Gorontalo dalam mengendalikan kemiskinan berbuah manis dengan menerima apresiasi dari pemerintah pusat.

Penghargaan dan apresiasi tersebut diserahka n langsung oleh wakil presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin kepada wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Kono pada saat rapat koordinasi nasional dan penyerahan insentif fiskal kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2023.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan bahwa capaian tersebut bukan hanya hasil kinerja pemerintah Kota Gorontalo, melainkan merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak yang terjalin dengan maksimal. Dirinya juga menegaskan bahwa capaian tersebut membuktikan program yang dilaksanakan tepat sasaran dan on the track.

“Hal itu tentu karena data yang kita kantongi tervalidasi dengan baik dan jaminan sosial yang kita salurkan dimaksimalkan dengan baik oleh para keluarga penerima manfaat karena terus mendapat pendampingan dari OPD terkait,” Tutur Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Marten Taha juga menjelaskan capaian tersebut berkat upaya penanganan yang dilakukan yaitu melalui pemberian jaminan sosial kepada warga yang masuk dalam kategori miskin, meningkatkan perekonomian melalui UMKM dan meningkatkan kapasitas UMKM serta memberikan tambahan modal usaha.