Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialNASIONALPEMPROV GORONTALO

Kemenhub Tingkatkan Fasilitas Kesehatan dalam Kapal Perintis di Gorontalo

×

Kemenhub Tingkatkan Fasilitas Kesehatan dalam Kapal Perintis di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kapal Perintis
Suasana usai penandatanganan kerja sama dalam launching penempaan tenaga medis di atas kapal perintis di Gorontalo. Foto/Ist

Gorontalo – Kementerian Perhubungan (Kemnhub) melalui Ditjen Perhubungan Laut terus meningkatkan fasilitas kesehatan di atas kapal perintis. Peningkatan pelayanan kesehatan dalam kapal perintis dilakukan secara terpadu dengan melakukan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo di Gedung terminal penumpang Pelabuhan Gorontalo.

Penandatanganan Kerja sama ini merupakan komitmen antara Pemerintah Daerah provinsi Gorontalo lewat Dinas Kesehatan dan Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Kerja sama ini berkelanjutan nanti dengan Kementerian Kesehatan.

Dua hari sebelum pelaksanaan Launching pelayaran perdana penempatan tenaga Kesehatan diatas kapal SANUS-76 pangkalan Gorontalo telah dilaksanakan rapat daring dan luring oleh pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Gorontalo dengan mengundang berbagai pihak antara lain : dari pihak PEMDA Gorontalo, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan, intansi vertikal kementerian Kesehatan Cq. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Kemeterian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, para KPA/PPK pangkalan perintis serta operator kapal perintis seluruh Indonesia.

Sekeretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki dalam sambutannya sangat mengapresiasi kebijakan yang dilakukan oleh kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Memewakili pemerintah Gorontalo berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas penempatan 3 unit kapal Tol Laut Perintis pangkalan Gorontalo, 1 unit pangkalan Tilamuta 1 Unit Tol Laut Perintis dan 1 Unit Tol Laut ternak di pangkalan kwandang dan terakhir tahun 2023 ditempatkan 1 unit Tol Laut Barang pangkalan Anggrek.

“Kami berharap agar pelayanan semacam ini dapat ditingkatkan lagi khususnya untuk peningkatan pelayanan publik bagi Masyarakat yang menggunakan Tol Laut Perintis,” ujar Budiyanto.

Menurut Sekda, di Provinsi Gorontalo memiliki 7 Perguruan tinggi Negeri dan swasta. Dari ketujuh perguruan tinggi tersebut mahasiswanya sebagiannya berasal dari kabupaten Banggai kepulauan, Kepulauan Katuju Una-Una, Pagimana dan Ampanan, mahasiswa tersebut memilih untuk kuliah pada Perguruan Tinggi yang ada di Gorontalo.
“Mereka mahasiswa menggunakan transportasi yang lebih representatif adalah transportasi laut karena lebih dekat ke Gorontalo dari pada harus menggunakan transportasi darat yang lebih jauh ke kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Kami berharap Kementerian Perhubungan memperbanyak lagi kapal tol laut perintis di gorontalo untuk menghubungkan daerah-daerah tersebut,” harap Sekda.

Sementara itu dari Direktur Lalu lintas Angkutan Laut Capt. Hendri Ginting dalam sambutannya mengatakan bahwa, Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan pelayanan publik kapal Perintis untuk menghubungkan daerah-daerah yang masih tertinggal dan atau wilayah terpencil yang belum berkembang dengan daerah yang sudah berkembang atau maju, menghubungkan daerah yang moda transportasinya belum memadai.

Penyelenggaraan kegiatan pelayanan publik kapal perintis dilaksanakan secara rutin dan berulang setiap tahunnya, dengan selalu mengupayakan peningkatan layanan yang diberikan kepada Masyarakat pengguna jasa angkutan laut kapal perintis.

“Mengingat pentingnya ketersediaan fasilitas dan tenaga medis diatas kapal, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Gorontalo sebagai salah satu pelabuhan pangkal perintis tahun anggaran 2023, serta melayani trayek-trayek pada pangkalan Gorontalo,” ujar Hendri.

Hendri berharap adanya launching penempatan dan pelayaran perdana tenaga medis di atas kapal Sabuk Nusantara 76 pangkalan Gorontalo dapa menjadi model percontohan untuk peningkatan pelayanan terhadap pengguna moda transportasi laut khususnya angkutan laut perintis.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gorontalo, Taher Laitupa dalam laporan menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah pertama, sebagai pemenuhan dan ketersediaan fasilitas dan tenaga kerja medis diatas kapal perintis, kedua sebagai pelayanan Kesehatan bagi penumpang kapal perintis pangkalan Gorontalo, serta ketiga untuk memaksimalkan dan meningkatkan pelayanan publik angkutan kapal perintis.

Lingkup kegiatan ini meliputi penyiapan tenaga medis melalui Kerjasama dengan Dinas Kesehatan Propinsi Gorontalo, penyiapan fasilitas Kesehatan, ruang klinik, obat-obatan dan perlengkapan alat Kesehatan.

“Hasil yang diharapkan agar teciptanya bentuk Kerjasama dengan pemerintah daerah akan pelayanan tenaga Kesehatan, terpenuhinya layanan fasilitas Kesehatan diatas kapal perintis, meningkatkan pelayanan publik angkutan laut perintis pangkalan Gorontalo, menjadi percontohan untuk pelayanan Kesehatan diatas kapal,” pungkas kepala KSOP Gorontalo.

Dulohupa/Rls