Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialHEADLINEKAB. GORONTALOPEMKAB GORONTALO

Kelanjutan 14 Proyek Putus Kontrak, Sekda Roni: Kesempatan Terakhir

503
×

Kelanjutan 14 Proyek Putus Kontrak, Sekda Roni: Kesempatan Terakhir

Sebarkan artikel ini
Proyek Putus Kontrak
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir. Foto/Ist

Dulohupa.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir menyebut kelanjutan pengerjaan 14 proyek yang putus kontrak merupakan kesempatan terakhir untuk siap menyelesaikan sisa proyek dengan waktu yang ditentukan.

Terlebih lagi kata Sekda Roni, kepada perusahaan ataupun kontraktor yang terpilih diharapkan memang benar-benar siap menyediakan finansial dan administrasinya.

“Jadi nanti syarat-syaratnya ketat. Sehingga, bisa mendapatkan pihak ke tiga yang bonafit dari sisi finansial dan material. Biar pekerjaan ini tidak putus kontrak lagi karena ini adalah kesempatan terakhir,” kata Roni Sampir.

Ia juga menegaskan penggunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terhadap 14 paket proyek putus kontrak tidak bisa diperuntukan yang lain.

“Anggaran ini tidak boleh dipergunakan untuk kegiatan lain selain yang putus kontrak anggarannya sudah ada,” tegas Roni Sampir.

Roni Sampir mengemukakan bahwa dalam pelaksanaan kelanjutan paket proyek tersebut tidak akan diberikan uang muka. Pihak ketiga harus benar-benar kerja ekstra kemudian bisa mendapatkan pembayarannya.

“Ini yang kita mau sampaikan. bahwa tidak ada uang muka. tidak ada uang muka untuk yang melanjutkan 14 paket proyek putus kontrak,” ungkap Roni Sampir.

Diketahui, ketersediaan sisa anggaran PEN untuk keberlanjutan terhadap 14 paket proyek hingga sampai hari ini bernilai Rp 24 Miliar. Hal itu baru bisa dibayarkan ke perusahaan atau pihak ke tiga setelah pengerjaannya sudah mencapat 100 persen.

Reporter: Herman Abdullah