Dulohupa.id- Para pejabat Pemerintahan Kota Gorontalo, tahun ini meniadakan agenda tarawih keliling (tarling). Hal itu terlihat malam kemarin, Selasa (13/4) saat Wali Kota Gorontalo, Marten Taha melaksanakan salat tarawih di Masjid Baiturrahman Kota Gorontalo, dan hanya didampingi oleh tiga orang pejabat, yakni Kasatpol PP, Satgas penanganan Covid -19 Kota Gorontalo, dan camat setempat.
“Tahun ini agenda tarawih keliling oleh pemerintah Kota Gorontalo kami tiadakan untuk menghindari adanya kerumunan,” ucap Marten Taha usai salat tersebut.
Lebih lanjut Marten menyatakan, selain untuk melaksanakan salat Isya dan tarawih di masjid, ia juga ingin melihat langsung apakah semua masjid telah menjalankan protokol kesehatan secara ketat sesuai edaran yang dikeluarkan pemerintah Kota Gorontalo beberapa waktu lalu.
“Alhamdulilah di sini penerapan protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik. Meski sudah diperbolehkan untuk pelaksanaan ibadah di masjid, namun pihak masjid wajib mengikuti edaran pemerintah, utamanya setiap jamaah harus pakai masker, menjaga jarak minimal satu meter, dan membatasi kapasitas daya tampung masjid sebanyak 50 persen,” ujar marten.
Kebijakan tentang pedoman pelaksanaan ibadah selama ramadhan, juga diberlakukan bagi ASN dan Pejabat di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo, mereka diminta untuk melaksanakan salat di sekitar tempat tinggal masing-masing, untuk menghindari terjadinya kerumunan.
Marten berencana akan terus melakukan pemantauan di setiap masjid yang ada di wilayah Kota Gorontalo. Ia pun sengaja tak mempublish jadwal pemantauan tersebut.
“Saya tidak ingin ketika diumumkan akan memicu membludaknya jamaah” pungkasnya.
Reporter: Has











