Scroll Untuk Lanjut Membaca
Polda Gorontalo

Kapolda Gorontalo Buka FGD Bahas Polemik Pertambangan

49
×

Kapolda Gorontalo Buka FGD Bahas Polemik Pertambangan

Sebarkan artikel ini
Polemik Pertambangan
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi saat memberikan sambutan pada kegiatan diskusi bahas polemik pertambangan. Foto: HUmas Polda

Gorontalo – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, MH membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Polemik Pertambangan Ilegal di Provinsi Gorontalo” yang bertempat di Ballroom Hotel Damhil pada Kamis (20/06).

Kegiatan ini mengangkat sub tema “Dampak sosial ekonomi, kerusakan lingkungan, dan penegakan hukum” yang dihadiri oleh Brigjen Pol Simson selaku Waka Polda, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Handoyo Sugiharto, Danrem 133 Nani Wartabone Brigjen Hari Pahlawantoro, Ketua DPRD Dr. Drs. H. Paris R.A. Jusuf, S.Sos.I., M.Si., Waka Jati Gorontalo, pejabat utama Polda, para moderator, serta audiens dari kalangan mahasiswa dan LSM.

Mengawali sambutannya, Irjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto menyampaikan bahwa dilaksanakannya FGD ini guna menyikapi kegiatan pertambangan dan unjuk rasa yang di tujukan ke Polda Gorontalo.

“Melalui Forum Group Discussion ini, kita akan membahas apa yang menjadi permasalahan pertambangan di Provinsi Gorontalo dan mencari solusi bersama-sama,” tambahnya.

Perwira tinggi ini mengatakan bahwa Polda Gorontalo dan jajaran sudah sering melakukan penindakan serta penegakan bahkan penutupan terhadap lokasi pertambangan emas tanpa izin.

“Polda Gorontalo ternyata tidak sepenuhnya memberikan efek jera, karena faktanya masi banyak masyarakat yang terus melakukan kegiatan penambangan secara ilegal.” ucapnya.

Kemudian, orang nomor satu di Kepolisian Daerah Gorontalo menyampaikan informasi bahwa pihak Pertamina juga diundang untuk hadir dalam FGD ini agar dapat bersama-sama melakukan penertiban.