Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Jelang Akhir Tahun, Berikut Fokus Program Kegiatan Dinas LHK Provinsi Gorontalo

×

Jelang Akhir Tahun, Berikut Fokus Program Kegiatan Dinas LHK Provinsi Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kadis LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka-dulohupa.id
Kadis LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka. Foto KrisDulohupa

Dulohupa.id – Menjelang pengujung tahun 2023, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo terus menggenjot dan fokus pada sejumlah program dan kegiatan untuk dicapai.

Memasuki Triwulan terakhir bulan pertama, dinas LHK Provinsi Gorontalo terus memacu program dan kegiatan yang telah direncanakan untuk mencapai target yang diharapkan. Dimana, kepala dinas LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka menyebutkan salah satu program yang akan menjadi fokus di akhir tahun 2023 adalah penyusunan kembali tata hutan Provinsi Gorontalo.

“Saya harus menyusun kembali tata hutan kita, karena tata hutan kita itu sudah 10 tahun, sehingga ada 2 KPH yang merevisi tata hutannya dan ada yang menyusun dari awal. Kawasan hutan kita itu kan harus kita petakan kembali, mana blok-blok yang bisa kita gunakan sebagai blok pemanfaatan, blok lindung dan blok lainnya. Sehingga target saya tahun ini sudah harus selesai,” Ungkap Kadis LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka.

Selain itu, Fyazal juga mengatakan bahwa saat ini dinas LHK Provinsi Gorontalo tengah berfokus untuk menuntaskan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Dirinya menegaskan penyusunan KLHS juga harus diselesaikan di akhir tahun 2023.

“Kita juga tentu tetap fokus pada target-target lain seperti program RHL di luar kawasan yang selama ini kita programkan dan sebagian besar sudah berjalan secara maksimal yang tersebar di wilayah kerja KPH. Kemudian kita juga terus melakukan pembinaan terhadap perusahaan-perusahaan tentang Proper, kepedulian serta pengawasan terhadap lingkungan. Saat ini ada 11 perusahaan yang masuk dalam Proper. Nah selebihnya kita juga fokus pada kegiatan rutin seperti pemantauan kualitas udara dan air di Gorontalo,” Jelas Fayzal.

Kris/adv