Untuk Indonesia

Ini Harapan Bupati Bone Bolango Kepada Ratusan Mahasiswa Poltekes Gorontalo

Dulohupa.id- Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengungkapkan harapannya terhadap 273 Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Gorontalo yang melakukan Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) di kabupaten tersebut.

“Saya yakin kehadiran Poltekes Kemenkes Gorontalo bisa meningkatkan derajat kesehatan yang ada di Gorontalo. Karena saya mengingat betul perkembangan Poltekes Kemenkes Gorontalo mulai dari SPK, Akademi Keperawatan hingga menjadi Poltekes Kemenkes Gorontalo seperti sekarang,” kata Hamim saat menerima secara resmi ratusan mahasiswa tersebut, Senin (8/2).

Hamim berharap, dengan dilakukannya PKLT Poltekes Kemenkes Gorontalo di Kabupaten Bone Bolango, khususnya di Kecamatan Kabila, akan menghasilkan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Ketika turun di tujuh desa dan kelurahan di Kabila, saya berharap akan ada outcome yang dihasilkan dalam hal peningkatan derajat kesehatan,” harap Hamim.

Menurut Hamim, perbaikan gizi di desa atau kelurahan, penanganan stunting harus kelihatan dan praktek keperawatan dan kebidanan. Ia juga menginginkan untuk para mahasiswa selama melaksanakan PKLT bisa membuat senam bersama masyarakat yang ada di desa atau kelurahan pada setiap minggu.

Tak lupa Bupati Hamim menitipkan pesan agar para mahasiswa PKLT Poltekes Kemenkes Gorontalo bisa menjadi duta penegakan prokol kesehatan di lingkungan masyarakat. Apalagi saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.

Sementara itu, Direktur Poltekes Kemenkes Gorontalo, Moh. Anas Anasiru menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bone Bolango dalam hal ini Bupati Hamim Pou yang mau dan ikhlas serta mengizinkan pihaknya untuk melaksanakan PKLT di Kabupaten Bone Bolango, khususnya di Kecamatan Kabila.

Moh. Anas Anasiru mengakui untuk tahun ini di tengah pandemi COVID-19 pihaknya melakukan kegiatan dengan segala keterbatasan. Namun karena ini tuntutan pendidikan, apalagi politeknik adalah pendidikan vokasi, maka harus melakukan praktik di lapangan.

“Jadi keterampilan dan skill mereka para mahasiswa tetap kita harapkan agar kompetensi capaian daripada keluaran sebagai seorang tenaga kesehatan bisa tercapai,”jelas Moh. Anas Anasiru.

Ia menambahkan, bahwa para mahasiswa yang melakukan PKLT sudah melakukan tes rapid. Sedangkan para dosen melakukan swab test.

”Nantinya mereka di lapangan diharapkan juga tetap dengan menerapkan protokol kesehatan,”tambah Moh. Anas Anasiru.

Adapun 273 mahasiswa peserta PKLT itu terbagi dalam empat program studi (prodi), terdiri dari 101 orang mahasiswa Prodi D3 Keperawatan, 95 orang mahasiswa Prodi D3 Kebidanan, 54 orang mahasiswa Prodi D3 Gizi, dan 23 orang mahasiswa Prodi D3 Farmasi. Mereka akan melakukan PKLT di Kelurahan Pauwo, Desa Dutohe, Dutohe Barat, Poowo, Poowo Barat, Talango, Tanggilingo, dan Desa Toto Selatan.

Reporter: Jebeng

Comments are closed.