Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
GORONTALOKRIMINALNASIONALPERISTIWA

Ibu dan Nenek Tiri Diduga Pelaku Penganiayaan Bocah di Gorontalo

×

Ibu dan Nenek Tiri Diduga Pelaku Penganiayaan Bocah di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Pelaku Penganiayaan Bocah Gorontalo
Tim gabungan Polres Gorontalo Kota dan resmob Polres Kotamobagu mengamankan ibu dan nenek tiri korban yang diduga pelaku penganiayaan, serta mengamankan ayah kandung korban. (Foto: istimewa)

Dulohupa.Id – Pelaku penganiayaan terhadap bocah perempuan asal Kotamobagu di salah satu kos-kosan di Kota Gorontalo diduga dilakukan ibu tiri berinisial SWA (26) dan nenek tiri berinisial SI (65).

Kasat Reksrim Polres Gorontalo Kota, Iptu Mohammad Nauv,al Seno mengungkapkan, kedua terduga pelaku menganiaya ASK (korban) di kamar kos yang ada di kelurahan Molosifat W kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo pada Rabu 18 Mei 2022 sekitar pukul 20.00 Wita.

Berdasarkan hasil olah tkp terdapat tanda tanda kekerasan pada korban berusia 5 tahun itu, dimana petugas mengamankan beberapa alat bukti berupa sapu yang patah yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan kekerasan.

Lebih lanjut Iptu Nauval menuturkan, setelah melakukan olah tkp gabungan team Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota berkoordinasi dengan resmob Polres Kotamobagu untuk mengamankan keluarga korban yang saat itu sudah kembali ke Kotamobagu.

“Dari hasil interogasi tersebut diduga pelaku penganiayaan terhadap ASK adalah ibu tirinya yakni SWA berserta nenek tiri SI (65) yang merupakan warga Kelurahan Molinow Kecamatan Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu,” ungkap Iptu Nauval.

Saat ini kedua terduga pelaku beserta ayah kandung korban sudah diamankan petugas di Polres Kotamobagu dan rencananya akan dibawa ke Mapolres Gorontalo Kota pada hari ini. Untuk mengetahui kronologis dan motif terduga pelaku melakukan penganiayaan masih diselidiki petugas.

Sementara korban telah dilakukan autopsi di rumah sakit Bhayangkara Manado dan selanjutnya akan dimakamkan di pekuburan keluarga di Kotamobagu.

Sebelumnya korban ASK asal Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, diduga tewas dianiaya saat berada di Provinsi Gorontalo, Rabu (20/5/2022) kemarin.

Korban tewas dengan tidak wajar, karena korban mengalami luka lebam hampir di sekujur tubuhnya. Kabar meninggalnya bocah kini viral di media sosial. Tak sedikit netizen mengecam pelaku yang menganiaya anak tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Dulohupa.id, sebelumnya ASK dibawa tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya di Kota Gorontalo sejak pertengahan bulan Ramadhan lalu.

Namun saat nenek korban yang berada di Desa Poyowa Kecil akan menjemput karena korban sudah kembali bersekolah, terdengar kabar korban sudah meninggal pada Rabu (20/5/2022). Korban meninggal di salah satu kos-kosan di Kota Gorontalo yang menjadi tempat tinggal orangtua korban.

Keluarga korban di Kotamobagu yang mendengar kabar langsung menuju ke Kota Gorontalo mengambil jenazah bocah tersebut untuk dimakamkan di Desa Poyowa Kecil.

Tiba di rumah duka di Desa Poyowa Kecil pada Kamis (19/5/2022), keluarga korban kaget melihat banyak memar di seluruh tubuh korban. Keluarga yang curiga dengan kondisi korban, mereka membawanya di rumah sakit Pombudayan Kotamobagu dan melaporkannya kepada polisi.

(Tim Dulohupa)