Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Haris Tome Minta Kemkominfo RI Perhatikan Kerja-Kerja Dinas Kominfo di Daerah

Dulohupa.id – Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, memperhatikan kerja-kerja dinas kominfo di daerah. Sebab menurutnya, dinas ini yang menjadi garda terdepan dalam proses jalannya pemerintahan di daerah selama pandemi COVID-19.

Haris yang juga merupakan Ketua Forum Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kota seluruh Indonesia itu meminta, Kemkominfo RI tidak hanya duduk diam dan mengabaikan dinas kominfo di daerah.

“Daerah itu, di saat pendemi seperti ini, dinas kominfo yang menjadi garda terdepan dari proses berjalanya pemerintahan, seperti secara daring dan lainnya. Namun kerja-kerja itu tidak ditunjang oleh anggaranya, karena semua (anggaran di) seluruh dinas di Indonesia ini dipotong. Mestinya Kementerian paham itu (tidak melakukan pemotongan anggaran),” ujar Haris ditemui usai kegiatan Launching GorontaloProv-CSIRT (Computer Security Incident Response Team) melalui Video Conference, Selasa (11/8)

Haris juga mengungkapkan, bahwa sejauh ini anggaran untuk dinas kominfo itu selalu tersendat di Kementerian. Sehingga katanya, “Jangan ditahan terus anggaran (kami di sana). Juga komunikasi harus jalan, jangan saat diundang rapat dengan seluruh kepala dinas, Menterinya, bahkan Dirjenya juga super cuek. Jadi kalau sudah seperti ini, harus ada evaluasi secara menyeluruh di tubuh Kementerian Kominfo,” ungkap Haris

Oleh karena itu, dalam waktu dekat katanya, ia akan menyurati kantor staf Kepresidenan, demi mengubah wajah di Kementerian Kominfo RI.

“Ini ungkapan seluruh teman-teman kepala Dinas Kominfo, agar ada evaluasi secara keseluruhan di Kementerian Kominfo itu sendiri. Apa lagi mereka menetapkan daerah 3T untuk area blank spot. Kalau mereka pakai kriteria ini, maka banyak daerah yang tidak dapat, termasuk Kabupaten Gorontalo. Maka untuk itu, kriteria ini harus diubah, dilihat juga daerah-daerah yang masih butuh. Juga harus ada komunikasi yang panjang dan berkesinambungan,” tutupnya. **(Dhade)