Untuk Indonesia

Haris Tome Ingatkan Masyarakat Gorontalo Terhadap Dampak Negatif Internet

Dulohupa.id- Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome mengingatkan masyarakat Gorontalo terkait dampak negatif internet terhadap kehidupan. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan dialog yang diinisiasi oleh Mahasiswa Pemuda Pesisir Kabupaten Gorontalo (MP2KG).

Kata Haris, khususya di Gorontalo, internet itu lebih banyak memberikan dampak negatif dibanding positif. Ia mencontohkan, bahwa banyak anak-anak yang hanya memanfaatkan internet untuk mengakses konten-konten porno.

Dampak negatif lainnya kata dia, bahwa sejauh ini, intenet di Gorontalo lebih banyak digunakan untuk mencurahkan isi hari masyarakat, misalnya melalui media sosial facebook. Padahal, tidak semua masalah harus menjadi konsumsi publik.

Padahal menurut Haris, masyarakat jika memanfaatkan intenet dengan baik, maka tentu akan banyak mendatangkan keuntungan. Misalnya memanfaatkan internet untuk menambah penghasilan dengan membuka usaha online.

Baca Juga:  KPU Gelar Bimtek Verfak Kepada PPK Se-Bonebol

“Dunia internet melalui media sosial itu bisa membantu kita dalam menambah penghasilan asal kita tahu memanfaatkannya. Contoh jika membuka usaha seperti menjadi pedagang apa saja, kita bisa memasarkannya melalui media sosial seperti Facebook, Whats App dan media social lainnya,” tegas Haris singkat.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Camat Biluhu, Firdaus Otoluwa mengungkapkan apresiasinya terhadap dialog yang digelar oleh MP2KG tersebut. Ia berharap, organisasi persisir ini mampu berpartisipasi dalam kemajuan wilayah tersebut.

Sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi mereka, Firdaus memberikan peluang kepada MP2KG untuk mengelola potensi wisata yang berada di Kecamatan Biluhu.

“Sejak terbentuk mereka MP2KG sudah banyak memberikan konstribusi terhadap pembangunan Kecamatan Biluhu ini. Baik itu berupa pemikiran melalui ide-ide cemerlang maupun tenaga mereka. Olehnya itu sebagai bentuk apresiasi,pemeritah kecamatan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengelola potensi wisata di daerah ini asalkan harus dengan tertib administrasi,” tandasnya.

Reporter: Dhedy Henga

Comments are closed.