Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
EKONOMIHEADLINEKOTA GORONTALO

Harga Cabai Rawit di Gorontalo Mulai Turun Hingga Rp50 Ribu/kg

×

Harga Cabai Rawit di Gorontalo Mulai Turun Hingga Rp50 Ribu/kg

Sebarkan artikel ini
Harga Cabai Turun
Suasana pedagang cabai di pasar andalas, Kota Gorontalo. Foto/Kimon

Dulohupa.id – Usai mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi sejak bulan Desember 2023 kemarin, kini harga cabai rawit di Kota Gorontalo mulai berangsur-angsur turun hingga pada harga Rp50 ribu rupiah per kilogram.

Sebelumnya hampir sebulan, harga cabai rawit di Gorontalo terus mengalami trend kenaikan harga akibat keterbatasan pasokan saat perayaan Natal dan Tahun baru kemarin. Namun pada Sabtu, 06 Januari 2024, terpantau di pasar Sabtu Andalas, Kota Gorontalo, harga cabai rawit terpantau turun yakni berkisar pada harga 50 ribu rupiah hingga 60 ribu rupiah perkilogramnya. Sebelumya harga cabai di Gorontalo tembus pada harga 160 ribu perkilogram.

Seorang pedagang cabai rawit beranama Erwin mengatakan bahwa stok cabai rawit yang saat ini tersedia adalah stok cabai lokal dan cabai dari Provinsi Sulawesi Tengah. Dimana ia mengatakan bahwa cabai lokal memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan cabai yang berasal dari Sulawesi Tengah.

“Kalau sekarang sudah mulai normal, rica mulai dari 50 ribuan 1 kilo dan cabai merah hanya 20 ribu. Kalau cabai rawit dia harganya 50 ribu atau 60 ribu, tergantung yang dari daerah mana dulu. Kalau lokal dia sampai 60 ribu kalau yang Sulawesi Tengah dia 50 ribu,” Ujar Pedagang Cabai rawit dan kebutuhan pokok di Pasar Andalas Kota Gorontalo, Erwin, (06/01/2023).

Sementara itu, untuk komoditas bawang merah dan bawang putih masih pada harga normal yakni pada kisaran 20 ribu sampai 44 ribu rupiah perkilogram tergantung jenis dan kualitasnya.

“Kalau bawang merah Gorontalo itu masih kurang bagus, harganya cuman 20 ribuan 1 kilo. Kalau bawang merah Enrekang dan Bima bisa kena harga sampai 44 ribu 1 kilo,” tutur Erwin.

Disamping turunnya harga cabai rawit di Gorontalo, harga komoditas tomat justru terpantau masih mengalami kenaikan. Dimana hingga saat ini harga tomat masih pada harga 20 ribu sampai 24 ribu rupiah perkilogram.

“Perubahan harganya memang dari Desember kemarin, karena stoknya kurang dan cuaca kurang bagus atau curah hujan tinggi,” Pungkasnya.

Disamping itu, Turunnya harga cabai rawit disambut antusias dan rasa syukur oleh masyarakat Gorontalo yang sebelumnya cukup kesulitan dalam menjangkau harga yang sangat mahal.

“Syukur alhamdulillah harga cabai turun, jadi masyarakat sudah tidak terlalu wanti lagi dengan harga cabai naik,” Ujar Seorang pembeli, Selvi.

Meskipun demikian, Selvi mengaku tetap membeli cabai sesuai dengan kebutuhan dan tidak membeli pasokan cabai yang berlebihan. Dirinya berharap harga kebutuhan pokok selama 2024 tidak kembali mengalami kenaikan sehingga bisa berjalan normal dan terjangkau oleh masyarakat.

Reporter: Kimon