Dulohupa.id – Dalam rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo, sejumlah persoalan dibahas yang merujuk pada riuk-pikuk pertambangan yang ada di Gorontalo, baik yang ada di Kabupaten Pohuwato pun di Kabupaten Bone Bolango.
Terkait persoalan pertambangan yang ada di Pohuwato, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menyebut Pani Gold Project sudah sampai pada progres pemberian tali asih.
“Pemberian tali asih itu, masih tersisa kurang lebih 266 orang. Tetapi setelah diteliti lebih lanjut oleh pihak Pani Gold, itu ada kurang lebih 120 orang lagi yang aktif dan akan menerima semacam tali asih,” ujar Gusnar, Jumat (16/05/2025).
Kata Gubernur Gorontalo, kendala yang dihadapi pihak Pani Gold Project ialah mengundang masyarakat penambang yang akan menerima semacam tali asih, namun belum ada titik temu diantara kedua bela pihak.
“Menurut Pani Gold, itu sudah selesai, tetapi tadi Forkopimda dan Wakil Bupati Pohuwato meminta agar supaya dilakukan kembali pembicaraan, silaturahmi untuk menyelesaikan masalah tali asih,” ucapnya.
Terakhir, Gusnar berharap agar dari hasil rapat Forkopimda yang dilaksanakan, melahirkan satu poin rekomendasi agar bisa menemukan jalan keluar atau titik temu antara masyarakat dan pihak perusahaan.
“Karena tadi, semua anggota Forkopimda berbicara bahwa pengelolaan pertambangan di Gorontalo harus berkeadilan. Yang dimaksud berkeadilan disini adalah berkeadilan untuk rakyat, berkeadilan untuk investasi (investor), dan berkeadilan untuk pemerintah,” tutup Gusnar.
Reporter: Yayan











