Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialPEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Gebyar SMS Jilid lll, Pemkab Pohuwato Fokuskan Pelayanan Kesehatan

×

Gebyar SMS Jilid lll, Pemkab Pohuwato Fokuskan Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Pelayanan Pemkab Pohuwato
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga saat memberikan semangat kepada anak yang akan di khitan dalam pelaksanaan kegiatan Gebyar SMS jilid lll. Foto/Humas Pemda

Dulohupa.id – Gebyar SMS jilid lll, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato terus fokuskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di masing-masing kecamatan.

Seperti halnya pelayanan kesehatan yang terpusat di Puskesmas Kecamatan Dengilo. Pelaksanaan Gebyar SMS jilid III pelayanan itu ditinjau langsung Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga didampingi Sekretaris Daerah, Iskandar Datau dan sejumlah pimpinan OPD di Pemkab Pohuwato, Selasa (13/6/2023).

Peninjauan yang dilakukan lebih awal itu untuk memastikan kesiapan dari dokter ataupun petugas kesehatan dalam melayani masyarakat. Dalam kegiatan itu beberapa ruangan untuk layanan kesehatan sudah tersedia termasuk dokter ataupun bidan yang akan melayani keluhan dari masyarakat atau pasien yang datang.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para dokter atas kesediaan dan kebersamaannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama disaat pelaksanaan Gebyar SMS seperti ini,” ucap Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga.

Saipul juga memantau langsung arahan kepada ibu hamil (Bumil) yang dilakukan oleh salah satu instansi terkait. Arahan itu merupakan hal yang harus diperhatikan Bumil itu sendiri mengenai kehidupan seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK). Karena di 1000 HPK adalah fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan (270 hari) sampai dengan anak berusia 2 tahun (730 hari).

Setelah itu dirinya juga melihat langsung anak-anak yang akan di khitan. Tak lupa pula Saipul memberi semangat kepada anak-anak agar tidak takut untuk di khitan. Ia menjelaskan khitan itu dijalani oleh semua anak laki-laki muslim. Untuk memberi semangat kepada anak-anak, dirinya memberi sedikit bantuan berupa uang yang langsung diserahkan kepada anak-anak tersebut.

“Kepada orang tua, baik ibu, bapak atau keluarga yang mendampingi anak-anak ini untuk terus memberi semangat kepada mereka, sehingga anak-anak ini tidak takut ketika akan di khitan,” ujarnya.

Reporter: Hendrik Gani