Dulohupa.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Infrastruktur dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) ke-2 di Kantor Desa Pilohayanga pada Sabtu, 13 September 2025 kemarin. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari FGD pertama dan fokus pada pengelolaan sampah, limbah rumah tangga, serta penguatan infrastruktur jaminan sosial di masyarakat.
FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kecamatan Telaga, dan aparat desa. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari peserta.
Perwakilan pemerintah Kecamatan Telaga mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang dianggap relevan dengan masalah masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah.
Ia menyatakan, “Pemerintah kecamatan mendukung program ini. Fasilitas pengolahan sampah di Telaga sudah ada dan dapat menghasilkan pupuk, namun operasionalnya belum maksimal karena kesadaran masyarakat yang masih rendah. Kami harap program ini berlanjut dengan dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan.”
Rifaldy, perwakilan dari DLH, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat. Ia menjelaskan, “Pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada DLH, karena kami terbatas anggaran dan armada. Partisipasi publik sangat penting, mulai dari memilah sampah di rumah.”
Dari sisi kesehatan, perwakilan Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa program KKN membantu promosi rumah sehat dan pengelolaan limbah domestik. “Kami sangat terbantu, terutama dalam edukasi tentang rumah sehat dan pengelolaan sampah. Sosialisasi harus menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Pilohayanga, Taufik, mengungkapkan bahwa desa telah melakukan berbagai upaya terkait pengelolaan limbah dan sampah sejak 2019, namun masih terkendala pada kesadaran masyarakat.
“Kami sudah berusaha menangani limbah dan siap menyediakan kontainer sampah, tetapi kami membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi, terutama dalam akomodasi seperti truk pengangkut,” katanya.
Melalui FGD 2 ini, mahasiswa KKN UNG berharap dapat membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih di Desa Pilohayanga.
Reporter: Maya











