Scroll Untuk Lanjut Membaca
KRIMINALPolda GorontaloRamadan

Enam Pasangan Bukan Pasturi di Pohuwato Diciduk di Kamar Kos Saat Ramadan

74
×

Enam Pasangan Bukan Pasturi di Pohuwato Diciduk di Kamar Kos Saat Ramadan

Sebarkan artikel ini
Satpol PP-Pohuwato-razia-penyakit-masyarakat-dulohupa.id-
Satpol-PP provinsi dan Satpol-PP Kabupaten Pohuwato saat menggelar razia di sejumlah kos-kosan yang ada di Kecamatan Marisa.foto/ist

Dulohupa.id – Asik berduaan di kamar hotel, enam pasang bukan suami istri di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato diamankan petugas Satpol-PP Provinsi dan Satpol-PP Kabupaten Pohuwato, Rabu (20/3/2024).

Razia yang dipimpin langsung Sekretaris Satpol-PP Provinsi Gorontalo, Ruliy Lasulika dan didampingi langsung Bayu Eka Septian Kaluku, selaku Kabid Perda dan Trantibum (PPNS) itu digelar di sejumlah hotel dan penginapan yang ada di Kecamatan Marisa.

“Dari 30 muda mudi yang diamankan, ada enam pasang yang tidak memiliki buku nikah kedapatan dalam satu kamar di kos-kosan,” ungkap Ruly Lasaliku.

Ruly juga mengungkapkan, tak hanya pasangan yang tak memiliki buku nikah diamankan, ada juga sejumlah muda mudi yang sementara menghirup lem fox juga kedapatan langsung diamankan pihaknya.

“Yang terjaring razia sejumlah 30 orang, nanti kita akan ambil datanya. Ada juga yang menghirup lem fox jenis ehabon juga kita amankan,” sambungnya.

Sementara itu, Kabid Perda dan Trantibum (PPNS) Satpol-PP Pohuwato, Bayu Eka Septian Kaluku menjelaskan, bahwa razia tersebut menyasar kurang lebih 7 kost-kostan dan 4 Hotel. Kemudian Bayu mengaku, berdasarkan hasil razia itu, ada pasangan sekamar tapi tidak suami istri.

“Tak hanya pasangan muda mudi yang tak memiliki buku nikah. Anehnya ada sejumlah wanita yang juga menghirup lem fox,” ujar Bayu Kaluku.

Selain itu, kata Bayu, pada saat penggerebekan, pihaknya menemui satu alat kontrasepsi (kondom) siap pakai. Ia juga mengaku, pihak Satpol-PP akan menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk diproses dan agar muda mudi tersebut mendapat efek jerah atas perbuatan yang mereka lakukan.

“Lalu kita juga mendapati satu kamar, ada sepasang barang bukti kondom yang mungkin mereka gunakan. Untuk 30 orang kita dapati kita berikan efek jerah, kita serahkan ke pihak Polres kasusnya, nanti pihak Polres langsung yang akan memberikan tindakan baik pidana, perdata, maupun administrasi,” terang Bayu.

Reporter: Hendrik Gani