Dulohupa.id- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pohuwato, Zulkifli Umar mengatakan, bahwa program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan oleh pemerintah daerah kabupaten Pohuwato, sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Menurutnya, laju perputaran ekonomi di kabupaten berjulukan Bumi Panua itu mulai membaik, setelah aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan. Dan hal itu kata dia, berkat capaian vaksinasi Covid-19 yang mencapai 70 persen.
“Kita tahu selama dua tahun ini banyak pembatasan-pembatasan mulai dari PSBB kemudian PPKM, tujuan ini menghentikan laju pertumbuhan virus,” kata Zulkifli Umar, Kamis (04/11/2021)
Ia menegaskan, kebijakan wajib vaksin bagi seluruh warga semata-mata untuk melindungi masyarakat dari serangan virus covid-19. Juga, dapat membantu mencapai kekebalan kelompok terbentuk.
Jika kekebalan kelompok tercapai, maka bisa memberikan peluang aktivitas jual beli baik di pasar, toko, rumah makan, tempat nongkrong, dibuka kembali. Imbasnya, ekonomi kerakyatan bergeliat lagi.
“Pemerintah terus mengupayakan dalam menjaga masyarakat dan memastikan perputaran ekonomi telah berjalan baik dan lancar setelah program vaksinasi dijalankan, dan kami bersyukur masyarakat juga sangat antusias dalam program vaksinasi tersebut,” ujarnya.
Dengan mulai dilonggarkan pembatasan aktivitas tersebut, roda perekonomian masyarakat Pohuwato dipastikan akan mulai aktif kembali, dan masyarakat juga tidak perlu khawatir lagi untuk beraktivitas di luar rumah.
“Berbagai upaya yang dilakukan baik vaksin dan prokes itu adalah upaya untuk bagaimana masyarakat itu bisa tetap beraktivitas itu seperti biasa dan ekonomi tetap jalan. Vaksinasi untuk Pohuwato sekitar 70 sekian persen sekarang ini. Alhamdulillah bisa melegakan kita, masyarakat kita beraktivitas biasa. Walaupun tetap prokes dan pembatasan waktu di beberapa tempat umum,” ungkapnya.
Ia berharap, meskipun beberapa kelonggaran sudah diberikan oleh pemerintah daerah, ia mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan di tempat umum harus tetap dilakukan, seperti menjaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.
Reporter: Zulkifli Mangkau











