Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Dua Pelaku Utama Penembakan Panah Wayer di Kelurahan Limba Berhasil Dibekuk Polisi

123
×

Dua Pelaku Utama Penembakan Panah Wayer di Kelurahan Limba Berhasil Dibekuk Polisi

Sebarkan artikel ini
Dua Pelaku Utama Penembakan Panah Wayer di Kelurahan Limba Berhasil Dibekuk Polisi
Dua orang terduga pelaku penembakan panah wayer di Kelurahan Limba U I diamankan Polres Gorontalo Kota, Senin (10/2/2020)

Dulohupa.id – Dua orang terduga pelaku utama penembakan panah wayer yang terjadi di Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, yang menyebabkan salah seorang warga mengalami luka tembak di bagian leher pada Minggu (9/2/2020) dini hari, akhirnya berhasil dibekuk Tim Alap-Alap Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota.

Kedua terduga pelaku penembakan panah wayer tersebut masing-masing berinisial Stenli (19) dan Viktor (17). keduannya diamankan Tim Alap-Alap Satreskrim Polres Gorontalo Kota pada Senin (10/2/2020).

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan barang bukti 10 anak panah, sebuah pelontar, sebilah pedang dan badik, serta sebuah topeng dan jacket yang digunakan saat melakukan aksinya.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra, SIK, MT menerangkan, keduanya diringkus atas keterlibatan penembakan panah wayer yang rerjadi di Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo oada Minggu dini hari kemarin.

“Dari hasil penyidikan, pelaku berinisial Stenli merupakan eksekutor utama yang menembakkan panah wayer tersebut, sementara Victor bertindak sebagai pengemudi sepeda motor yang memboncengi pelaku Stenli,”terang AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,SIK,MT.

Lebih lanjut Kapolres Gorontalo Kota juga menjelaskan, sesuai pengakuan dari pelaku, aksi penembakan panah wayer itu dilakukan atas latar belakang motif balas dendam.

“Pelaku Stenli mengaku, dirinya tidak terima rekannya diganggu oleh kelompok pemuda yang berada di Kelurahan Limba U I tersebut, sehingga dirinya berniat untuk melakukan pembalasan,”jelas Kapolres Gorontalo Kota.

Mantan Kapolres Bone Bolango itu juga menambahkan, peristiwa penembakan itu berawal dari sekelompok orang yang tidak dikenal yang berasal dari wilayah Kelurahan Tenda, mengendarai kenderaan roda dua menuju ke Wilayah Kelurahan Limba U I.

“Pada saat Kelompok pemuda tersebut melintas di kelurahan limba U I, mereka melihat kelompok pemuda lainnya yang sedang duduk, dan disaat itulah pelaku lansung menembakan panah wayer ke arah warga yang sedang duduk tersebut, hingga mengenai bagian leher korban” tambah AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,SIK,MT.

Jika terbukti bersalah para pelaku ini akan dijerat dengan Undang-Undang Darurat, Pasal 2 dengan hukuman kurungan penjara maksimal10 Tahun, serta Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 Tahun kurungan penjara.(Jebeng)