Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
GORONTALOHEADLINE

Driver Ojol Gorontalo Dukung Polri akan Pasang Fitur Aduan Kejahatan di Aplikasi

×

Driver Ojol Gorontalo Dukung Polri akan Pasang Fitur Aduan Kejahatan di Aplikasi

Sebarkan artikel ini
Fitur Aduan Kejahatan
Salah satu driver ojol di Gorontalo menyatakan dukungan rencana pemasangan fitur aduan kejahatan di aplikasi oleh Polri. Foto/Dulohupa

Dulohupa.idPolri berencana akan memasang fitur aduan kejahatan di aplikasi ojek online (ojol). Hal ini disampaikan Kapolri pada Senin kemarin di Jakarta Pusat saat pertemuan bersama para driver ojek online.

Rencana ini kemudian mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, tak terkecuali juga para driver ojek online di wilayah Gorontalo.

Salah satu pengemudi ojek online di Gorontalo, Oscar dalam kesempatan wawancara bersama Dulohupa mengatakan bahwa gagasan tersebut cukup membantu para pengemudi ojol saat lagi narik.

“Yah kalau fitur begitu pasti mendukung, soalnya ojol-ojol ini seringlah kejahatan seperti penipuan sering,” ujar Oscar kepada Dulohupa, Rabu (22/10/2025).

“Orderan fiktif itu, dorang (customer) pesan, begitu torang sampai di tujuan dorang kase batal itu sering,” lanjutnya.

Bahkan kata Oscar, dirinya beberapa kali kena penipuan dari orderan fiktif. Tak hanya itu, Oscar mengatakan bahkan beberapa kali mendapat kata makian dari customer.

“Kalau soal rugi uang itu tidak, cuman torang itu rugi waktu rugi bensin. Antar pesanan sudah ditempat (titik pengantaran) dia kase batal,” tandasnya.

Juga ditambahkan Rehan, pengemudi ojol lain yang turut menyambut baik soal gagasan tersebut.

“Menurut saya fitur itu lumayan bagus, jadi semisal ada itu fitur dapat mengurangi semacam orderan-orderan fiktif begitu, jadi saya rasa lumayan terbantu kalau ada itu fitur,” ucap Rehan.

Rehan mengatakan bahkan temannya perna kena tipu dari orderan fiktif ini. Ia menyebutkan kerugian bahkan capai ratusan ribu.

“Teman saya perna, katanya sampai 300 ribu gitu. Katanya dia misalnya kalau dapat orderan fiktif gitu dia sumbangkan ke panti asuhan begitu,” ungkap Rehan.

Saat ini, untuk tindak lanjut pemasangan fitur aduan kejahatan di aplikasi ojol masih menunggu kordinasi antar para pihak. Namun dari kedua driver ojol di Gorontalo ini berharap agar fitur aduan kejahatan di aplikasi ojek online dapat segera terealisasi.

Reporter: Yayan