Sulawesi Utara – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) resmi menggelar rapat koordinasi awal sebagai langkah strategis memulai pelaksanaan program kaderisasi partai. Rapat yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (18/06/2025) ini diikuti oleh seluruh Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Ketua Lembaga Kaderisasi Kabupaten/Kota (LKK) se-Sulawesi Utara.
Ketua LKP DPW PKB Sulut, Dani Ikbal Mokoginta, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa sistem kaderisasi PKB dibagi ke dalam dua bentuk utama, yakni kaderisasi berjenjang dan kaderisasi tematik.
“Kaderisasi berjenjang ditujukan untuk memperkuat ideologi partai dari level ranting hingga pusat, sementara kaderisasi tematik menyasar isu-isu spesifik dan juga terbuka bagi masyarakat umum guna meningkatkan kompetensi dan pemahaman politik,” jelas Dani.
Ia menambahkan bahwa LKP memiliki dua mandat utama dari DPP PKB, yaitu menyelenggarakan Pendidikan Kader Menengah (PKM) di tingkat provinsi serta menjadi fasilitator program kaderisasi di seluruh wilayah kabupaten/kota.
“Kami langsung bergerak membentuk LKP di tingkat provinsi dan mendorong pembentukan di daerah. Saya mengapresiasi respons cepat para Ketua DPC dalam menyambut agenda ini,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris LKP, Muid Djalal, memaparkan bahwa seluruh kegiatan kaderisasi akan dilaksanakan sesuai Peraturan Partai (PP) PKB yang menjadi rujukan utama pelaksanaan pendidikan kader di semua level organisasi.
Sekretaris DPW PKB Sulut, Hi. Sarhan Antili, yang juga menjabat Staf Khusus Gubernur Sulut, menekankan pentingnya efektivitas pelaksanaan.
“Kaderisasi tidak boleh hanya jadi seremoni. Harus menghasilkan output konkret untuk penguatan struktur dan ideologi,” tegas Sarhan.
Masukan strategis juga disampaikan oleh Bendahara DPW PKB Sulut, Muliadi Paputungan, yang saat ini juga duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi.
“Penyusunan teknis kaderisasi sebaiknya mengacu pada kategori dalam peraturan partai agar strategi yang dibentuk lebih tepat sasaran dan komprehensif,” jelasnya.
Dari jajaran DPC, Ketua DPC PKB Kota Kotamobagu sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota, Jusran Deby Mokolanot, menyoroti pentingnya peran fraksi dalam memperkuat kaderisasi.
“Fraksi harus jadi motor penggerak di daerah. DPP sangat mendukung kader yang aktif dan konsisten menjalankan program kaderisasi,” kata Jusran.
Rapat ini menjadi tonggak awal keseriusan PKB Sulut dalam membangun sistem kaderisasi yang kuat, sistematis, dan berkelanjutan. Di akhir rapat, Ketua LKP menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kerja kolektif seluruh jajaran.
“Ini bukan kerja satu-dua orang, tapi tanggung jawab bersama. Kita butuh komitmen semua elemen untuk menjadikan kaderisasi sebagai kekuatan utama partai,” tutup Dani.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran DPW PKB Sulut, termasuk Ketua dan Sekretaris LKP, Sekretaris Wilayah, Bendahara, Ketua Perempuan Bangsa, serta Ketua dan Ketua LKK DPC PKB dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
Reporter: Dayat











