Dulohupa.id- Kemajuan suatu daerah tidak lepas dari inovasi pemerintahannya. Karena itu, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dalam Rapat Koordinasi Sistem Inovasi Daerah pada Selasa (7/9/21), meminta para pimpinan OPD dan Camat Se-Kota Gorontalo, untuk bisa berinovasi.
“Saya tegaskan kepada bapak ibu sekalian bahwa majunya suatu daerah tergantung pada inovasi yang dilakukan oleh daerah itu sendiri. Untuk itu upaya perlu dilakukan guna merangsang kreativitas daerah dalam meningkatkan daya saing daerah,” ungkap Marten dalam rapat yang digelar di Grand Q Hotel Gorontalo tersebut.
Tidak hanya pimpinan OPD, ia juga menekankan kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk berinovasi. Marten tidak menginginkan kerja-kerja ASN hanya berdasarkan perintah dan arahan atasan, melainkan inovasi yang lahir dari ide segar ASN.
“Inovasi itu hanya bisa lahir dari orang yang visioner, dalam artian bekerja tidak hanya sesuai dengan apa yang diperintah melainkan berinisiatif dalam melahirkan ide” ujar Marten.
Indeks inovasi Kota Gorontalo sendiri pada tahun 2019 berada pada angka 60, atau masuk dalam predikat kurang memuaskan. Hal ini disebabkan karena pihaknya belum mengisi data inovasi OPD. Akibat capaian itu, Kota Gorontalo berada di peringkat 225 di seluruh Indonesia pada tahun itu.
Sedangkan tahun 2020, Kota Gorontalo berada pada peringkat 50 dari seluruh Provinsi Kabupaten/Kota dengan indeks inovasi mencapai 763.
Untuk itu Marten mengharapkan kerja sama dari pihak-pihak terkait dalam hal ini OPD se-Kota Gorontalo dalam mempercepat penginputan inovasi OPD untuk Innovative Government Award (IGA) 2021.
Reporter: Reinaldi Julfirman











