Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Doni Monardo: Pasien COVID-19 Jangan Menunggu Parah, Lebih Cepat Penanganan Lebih Baik

Dulohupa.id – Doni Monardo, Ketua Satuan Tugas ( Satgas) Penanganan COVID-19 mengatakan, perubahan gejalan virus corona ringan ke sedang hanya membutuhkan proses lebih dari seminggu. Sementara perubahan gejala dari kondisi sedang ke berat atau buruk terjadi sangat cepat, sekitar satu jam saja.

“Ini yang perlu dipahami untuk mengetahui kondisi masing-masing. Jangan menunggu parah. Lebih cepat penanganan akan lebih baik,” ujar Doni dalam bincang-bincang spesial “Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab” di Media Center Satgas COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Kata Doni, berdasarkan data rumah sakit (rs) gejala ringan memang bisa seratus persen sembuh. Sementara angka kematian pada pasien berisiko tingan hanya 2,5 persen, risiko sedang 8 persen, sedangkan risiko berat dan kritis mencapai 67 persen.

“Angka kematian lansia dan komorbid mencapai 80 persen-85 persen. Sebuah angka yang sangat tinggi sekali,” papar Doni yang baru saja melakukan kunjungan ke Sulawesi, Papua, dan Bali. Menurut Doni, kelompok berisiko tinggi, seperti lansia dan komorbid harus sedari awal sudah diketahui jika positif COVID-19.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Redaksi