Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPemkot KotamobaguSulawesi Utara

Dinas PUPR Kotamobagu bakal Bangun Tangki Septik di 6 Wilayah Padat Penduduk

×

Dinas PUPR Kotamobagu bakal Bangun Tangki Septik di 6 Wilayah Padat Penduduk

Sebarkan artikel ini
PUPR Kotamobagu
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kotamobagu, Yeyen Dumbo. Foto/Dulohupa

Kotamobagu, Dulohupa.id – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam waktu dekat akan mengerjakan Program Sanitasi Masyarakat secara swakelola di dua desa dan empat kelurahan.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menekan pencemaran air sungai akibat pembuangan limbah rumah tangga.

Program tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Yeyen Yambo, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/07/2025).

“Untuk tahun ini, pembangunan sanitasi berupa tangki septik individual jenis pabrikan akan dilakukan di wilayah-wilayah padat penduduk, sesuai hasil pemantauan dan verifikasi lapangan,” kata Yeyen.

Ia mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan, masih banyak warga yang membuang limbah WC langsung ke sungai melalui pipa tanpa sistem pengolahan. Kondisi ini menimbulkan risiko pencemaran lingkungan, terutama terhadap air permukaan yang digunakan masyarakat.

Adapun wilayah penerima program ini yaitu: Desa Kobo Kecil, Desa Kopandakan Satu, Kelurahan Kotobangon, Kelurahan Mongondow, Kelurahan Pobundayan, dan Kelurahan Gogagoman.

“Setiap desa dan kelurahan akan mendapatkan empat unit tangki septik pabrikan. Total anggaran program ini sebesar Rp480 juta, dengan alokasi Rp80 juta untuk masing-masing wilayah,” lanjutnya.

Yeyen menjelaskan, tangki septik yang digunakan dalam program ini merupakan produk pabrikan standar, yang dirancang untuk menyaring dan mengolah limbah rumah tangga secara aman sebelum dialirkan ke lingkungan.

Untuk pelaksanaan program, Dinas PUPR telah membentuk Kelompok Swakelola Masyarakat (KSM) di setiap desa dan kelurahan sebagai pelaksana teknis. Sosialisasi kepada masyarakat juga telah selesai dilakukan.

“Saat ini sudah masuk tahapan penandatanganan kontrak. Pekerjaan akan mulai minggu depan,” ujarnya.

Dijadwalkan, pembangunan akan berlangsung sejak 28 Juli hingga 24 Desember 2025, sesuai batas waktu pelaksanaan yang ditentukan.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap program ini dapat membantu warga yang belum memiliki WC layak, serta mengurangi pencemaran sungai yang selama ini menjadi tempat pembuangan limbah domestik.

“Kami berharap dengan pembangunan tangki septik ini, kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat, serta tidak ada lagi limbah WC yang mencemari sungai,” pungkas Yeyen.

Reporter: Dayat