Untuk Indonesia

Dijatuhi Sanksi Penjara, Kades Pilobuhuta Terancam Dicopot dari Jabatannya

Dulohupa.id- Kepala Desa (Kades) Pilobuhuta, Hamza Meluko terancam diberhentikan setelah dirinya secara resmi dijatuhi hukuman penjara tiga bulan. 

Meski begitu, sebelum pemecatan itu dilakukan, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengungkapkan pihaknya akan menunggu terlebih dahulu laporan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) dan Pemerintahan Desa serta Inspektorat Kabupaten Gorontalo. Ia pun katanya, sudah mengajukan permintaan laporan tersebut. 

“Saya sudah meminta tiga hal. Satu pemeriksaan kita dari inspektorat, kedua pernyataan dari bawah itu sudah ada, dan ketiga hasilnya itu mana, ini kami belum terima,” ungkap Nelson ditemui Dulohupa.id di Kantor Bupati Gorontalo, Rabu (8/9) siang. 

Menurut Nelson, laporan dari ketiga lembaga itu akan membantu pihaknya untuk menentukan kebijakan ke depan.

“Kita PLT kan dulu karena dia melakukan tindak pidana ringan. Nanti kita akan kaji melalui hukum kita, yang jelas kami akan tindaki dan itu akan dilakukan secepatnya,” ujarnya. 

Sementara itu secara terpisah, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako mengatakan, pihaknya saat ini sementara melakukan koordinasi dan secepatnya akan melakukan rapat, baik itu dari desa yang bermasalah, badan permusyawaratan desa dan Dinas Inspektorat Kabupaten Gorontalo. 

“Kami akan lakukan rapat secepatnya, dan langsung melaporkan hasil rapat kepada Bupati Gorontalo,” tutup Nawir. 

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Pilobuhuta, Hamza Meluko, divonis tiga bulan penjara, serta masa percobaan selama enam bulan. Putusan itu dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri membacakan putusan terkait kasus penganiayaan yang dilakukan Kades Pilobuhuta pada sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan No putusan 6/Pid.C/PN LBO/2021.

Reporter: Fandiyanto Pou

Comments are closed.