Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Diduga Cabuli Siswanya, Kepsek di Kabupaten Gorontalo Terancam 15 Tahun Penjara

Dulohupa.id – Seorang kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Gorontalo, terancam dengan hukuman 15 tahun penjara, setelah diduga mencabuli siswanya. Oknum kepsek berinisial YB itu bahkan melakukan aksinya hingga berulang kali.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Muhammad Nauval membenarkan kasus tersebut. Ia mengatakan bahwa terungkapnya kasus itu atas dasar laporan oleh orang tua korban ke Polres Gorontalo pada Jumat (14/8). Tentunya, setelah korban memberanikan diri untuk mengadukan apa yang ia alami kepada orang tuanya tersebut.

“Menurut Laporan, pencabulan ini berawal sejak February 2020, dan berakhir (hingga) pada bulan Mei 2020. Aksi tersebut sering dilakukan pelaku YB bersama korban di dalam mobil yang diparkir dipinggir jalan di area Bandara Jalaludin, Kecamatan Tibawa,” ujar Nauval, Selasa (25/8).

Lebih lanjut Nauval mengatakan, “korban mengaku bahwa dirinya memiliki hubungan special (pacaran dengan kepsek tersebut), sejak Agustus 2019 kemarin,” jelas Nauval

Sehingga saat ini, pihak Satuan Reskrim Polres Gorontalo sudah melakukan penyelidikan terhadap pelapor, terlapor, serta saksi dalam kasus pencabulan tersebut.

“Prosesnya sudah kami naikan (menjadi) sidik, saksi dan pelapor maupun terlapor sudah kami periksa, nanti akan kami gelar untuk penetapan tersangka,”

Saat ini menurut Nauval, Pasal yang disangkakan kepada YB adalah Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, jo Pasal 65 KUHP, dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. **

Reporter : Fandiyanto Pou