Dulohupa.id – Ribuan mahasiswa Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Saronde Kota Gorontalo, Senin (11/4). Massa aksi yang berasal dari sejumlah universitas di Gorontalo itu, menyuarakan tuntutan yang hampir sama dengan tuntutan jutaan mahasiswa di seluruh indonesia yang juga menggelar aksi unjuk rasa senin (11/4/2022). Dalam orasinya mahasiswa menolak tegas isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa periode kepemimpinan joko widodo.
Aksi unjuk rasa mahasiswa sudah dimulai sejak pagi hari. Dari pantauan Dulohupa.id, Para mahasiswa sudah melakukan aksi demonstrasi di depan kampus mereka masing-masing sejak pukul 10.00 wita. Baru kemudian mulai memasuki waktu siang hingga sore hari, iring-iringan rombongan massa aksi dari beragam universitas mulai masuk ke dalam kota Gorontalo dan memusatkan aksi mereka di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo.
Di lokasi ini kemudian para mahasiswa menyatukan diri dan saling bergantian melakukan orasi. Dalam orasinya mahasiswa menyampaikan sejumlah seruan. Diantaranya, Diantaranya menolak perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode, kelangkaan minyak goreng, kenaikkan BBM, serta kenaikan PPN.
“Kita ketahui bersama presiden kita, Joko Widodo lahir dari salah satu partai terbesar yang namanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tapi terbukti hari ini tidak mampu memperjuangkan hak – hak rakyat, maka layakkah kita memilih beliau menjadi tiga periode? 2 periode saja masih keliru masa minta 3 periode” Sebut salah seorang orator aksi.
Tak hanya itu, Salah seorang massa aksi juga sempat menyampaikan kecaman kepada pejabat gorontalo yang menyerukan dan menyetujui wacana perpanjangan jabatan presiden 3 periode.
“Di konstitusi UU nomor 22 ayat 1 dimana ditegaskan bahwa pemilihan umum dilaksanakan setiap lima tahun sekali, dan didalam UUD ayat 7 dimana dijekaskan pemilik jabatan presiden hanya bisa selama dua periode, namun saat ini para rezim berusaha menyetubuhi konstitusi ” Teriak perwakilan mahasiswa dari Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indoensia.
Aksi unjuk rasa mahasiswa Gorontalo sendiri berlangsung cukup tertib. Ratusan petugas gabungan nampak melakukan pengamanan terhadap aksi mahasiswa.
Reporter: Sumitro Igirisa











