Untuk Indonesia

Curhat di Medsos, Korban Gempa Sulbar: Tidak Ada Pakaian, Makanan, Air Minum

Dulohupa.id- Seorang warga yang diduga salah satu korban gempa bumi di Sulawesi Barat menuliskan cuhatannya di media sosial facebook. Warga yang menggunakan akun bernama Cicci Mandar tersebut mengungkapkan bahwa saat ini ia tinggal di pengungsian Buttu Ballu, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

“Mohon maaf yang kena tag. Beginilah keadaan kami sekarang di tenda pengungsian di Buttu Ballu Desa Lombong, Kec. Malunda, kab. Majene, Sulbar. Rumah kami di kampung sudah rata dengan tanah,”

Akun tersebut berharap, dengan membagikan kondisinya tersebut, masyarakat akan tergerak hatinya untuk membantu.

“Kami butuh bantuan siapapun yang lihat postingan saya. Tidak ada pakaian, tidak ada makanan, tidak ada air minum kami cuman minum air hujan sama air di sumur. Tidak ada perlengkapan bayi, pembalut, alat sholat, tenda alas tidur terutama saya juga butuh sekali jilbab. Basah di badan, kering di badan mi kasin pakaian,” tulis akun tersebut dengan menambahkan emot menangis.

Akun itu juga menuliskan, “Bantuan apapun itu kami sangat butuh sekarang, sejak hari pertama gempa hujan deras terus kami kedinginan sudah banyak dari kami yang kesakitan tidak ada obat. Tolong bantuanta, Hub:085298197282,”

Hingga berita ini dirilis, redaksi Dulohupa.id terus mencoba menghubungi nomor tersebut untuk mengonfirmasi apakah orang yang menggnakan akun bernama Cicci Mandar tersebut telah mendapatkan bantuan.

Gempa bumi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat sendiri terjadi pada Jumat (15/1). Gempa dengan magnitudo 6,2  terjadi pada pukul 01.28 WITA. Berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 km timur laut Majene. Gempa terasa hingga di Kabupaten Mamuju yang berjarak 34 km dari pusat gempa, sehingga mengakibatkan RS Mitra Manakarra roboh.

Reporter: Mega

Comments are closed.