Dulohupa.id- Pemerintah Kota Gorontalo batal membuka sekolah di wilayah tersebut. Sebelumnya, rencana pembukaan sekolah itu sempat disampaikan oleh Wali Kota Gorontalo, Marten Taha pada awal Mei 2021 kemarin.
Adapun batalnya rencana pembukaan sekolah tersebut, karena melihat situasi kasus Covid-19 di Gorontalo yang mulai menanjak naik. Karena alasan itu, Kepala Dinas Pendidikan setempat, Lukman kasim belum mengeluarkan kebijakan pembelajaran tatap muka. Dirinya mengungkapkan masih akan melihat perkembangan kasus penyebaran Covid-19.
“Saat ini belum ada kebijakan (pembukaan sekolah). Kita terus masih mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Gorontalo,” ujar Lukman kepada Dulohupa.id, Senin (5/7).
Kata Lukman, mereka telah mengajukan draf peraturan wali kota tentang standar peraturan prosedur penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar tatap muka di masa pandemi Covid-19.
“Sejauh ini belum ada keputusan final mengenai pembelajaran secara tatap muka di awal tahun pembelajaran, karena kita masih merampungkan instrumen pendukung, terutama dari sisi regulasi,” kata Lukman.
Pembatalan sekolah pun kata dia, dilakukan meski sudah ada keputusan dari empat menteri yaitu Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang rekomendasi pembukaan sekolah.
Sebab kata Lukman, “Semua itu diserahkan ke daerah masing-masing, karena daerah sendiri yang bisa menentukan pembukaan pembelajaran awal tahun, yang akan dilakukan pembelajaran sekolah tatap muka,” tutup Lukman.











