Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Mulai Sosialisasikan Pasar Online

Dulohupa.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melalui bidang Perdagangan pada Selasa (21-04-2020) mulai mensosialisasikan pelaksanaan pasar online kepada para pedagang dan masyarakat yang diawali di pasar harian Limboto, sebegai salah satu upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Gorontalo (Kabgor) yang terus mewabah.

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Bidang Pasar Disperindag (Kabgor) Rahmanto Lahili, dimana menurutnya, adanya pasar online ini untuk mengantisipasi penularan virus corona di pasar, yang kemungkinan besar akan di laksanakan untuk sementara waktu hingga benar-benar bersih dari Covid-19.

“Jadi pemerintah Kabgor akan menggelar pasar online melalui Dinas Perindag bersama Dinas Komunikasi Informasi (Kominfo) Kabgor. Kita akan uji coba pasar online ini di tiga titik yakni pasar harian Shoping Center, pasar Datahu dan pasar Telaga. Untuk tahap pertama kita uji coba di pasar Harian Limboto,” jelasnya

Rahmanto juga menjelaskan bahwa rencana pemberlakuan sistem pasar online ini bertujuan untuk mengurangi aktivitas masyarakat khususnya di pasar, bersamaan adanya pandemi covid-19.

“Jadi yang ada di pasar harian Limboto ini hanya pedagang, dan pengunjung bisa memesan kebutuhan dari rumah dengan menggunakan aplikasi atau website. Untuk zona dan besaran pembayaran itu masih akan kita rapatkan kembali,” jelasnya.

Rahmanto juga menambahkan jumlah pedagang di pasar harian Limboto khususnya pedagang kebutuhan harian, serta abang bentor sebagai pengantar barang pesanan masih terus dilakukan peLimboto.

“Waktu dan masa uji coba untuk saat ini belum bisa ditentukan. Tapi data base-nya sudah kita siapkan, dan kalau zona dan tarif sudah ditetapkan, itu sudah akan di launching oleh Bupati Nelson Pomalingo,” ungkapnya.

Ditemui ditempat terpisah, Kepala Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome mengatakan, persiapan aplikasi pasar online hingga sejauh ini sudah mencapai 80 persen. “Kita rencanakan namanya www.Pataligorontalokab.co.id. Modelnya ini masih berbasis web dan nanti akan dikembangkan pada model aplikasi dan pelaksanaan uji coba kita rencanakan secepat mungkin,” pungkasnya. (ADE)