Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

BWS Gandeng TNI AD untuk Merehabilitasi Danau Limboto dan Tondano

×

BWS Gandeng TNI AD untuk Merehabilitasi Danau Limboto dan Tondano

Sebarkan artikel ini
Danau Limboto, Gorontalo. FOTO/Wawan Akuba

Dulohupa.id- Upaya merehabilitasi Danau Limboto, Gorontalo dan Danau Tondano, Sulawesi Utara, dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) dengan menggandeng unsur TNI AD. Hal itu setelah kedua belah pihak melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama bersama Balai Wilayah Sungai I Provinsi Sulawesi Utara dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Provinsi Gorontalo siang tadi, Jumat (21/5). 

Penandatanganan itu sendiri dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, dan diikuti oleh Komandan Korem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, didampingi Kepala Seksi Teritorial Korem 133/NW Kolonel Inf Marthen Pasunda, di Aula RM Astound Hill, Tondano Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara. 

Pangdam XIII/MDK dalam sambutannya menyampaikan, bahwa rehabilitasi danau Tondano dan Limboto tidak semudah yang dibayangkan. “Hari ini kita dapat hadir dalam acara penandatanganan kerja sama  antara TNI-AD dan BWS Sulawesi I Sulut dan BWS Sulawesi II Gorontalo tentang pemeliharaan Danau Tondano dan Limboto,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap agar segera dapat ditindaklanjuti sehingga dapat bermanfaat bagi Masyarakat, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam merevitalisasi danau Tondano dan danau Limboto.

“Mari kita jaga kelestarian danau Tondano dan Limboto guna Menjaga ekosistem lingkungan Danau dan dapat berguna sebagai mana mestinya,” tutup Mayjen TNI Santos.

Sementara itu, kepala BWS Sulawesi I Provinsi Sulawesi Utara, Bastari menjelaskan, bahwa Danau Tondano memiliki luas sekitar 14,40 hektar dan berfungsi sebagai peredam banjir di Minahasa.

“Permasalahan danau Tondano seperti banjir, penurunan debit air dan pertumbuhan eceng gondok dapat membuat penetrasi danau,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, bahwa selama ini provinsi Gorontalo dan kabupaten Minahasa setiap tahun telah melaksanakan penetrasi sehingga dapat menekan pertumbuhan Eceng gondok pada tahun tahun sebelumnya sampai saat ini.

Hal senada yang dijelaskan juga oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Provinsi Gorontalo, Naswardi. Kata dia, pembinaan teritorial wilayah kerja BWS I  Provinsi Sulut dan BWS II Provinsi Gorontalo telah bersama sama menyusun kerja sama.

“Saat ini Kementerian PUPR telah menjalin kerja sama dengan TNI sesuai No.01 tahun 2020 tentang membangun infrastruktur PUPR Danau Limboto sebagai pendayagunaan daya air oleh penduduk,” Imbuhnya.

Dirinya mengungkapkan, bahwa pemeliharaan danau Limboto harus dengan kerjasama yang tepat sehingga penetrasi danau Limboto untuk menekan pertumbuhan eceng gondok mencapai 25 persen dari luas danau, sehingga membuat danau menjadi dangkal dan menyempit.

“Untuk itu, kami mengucapkan banyak terima kasih banyak atas kerjasama ini dan danau tetap terjaga kelestariannya,” ucapnya. 

Turut hadir, Brigjen TNI Junior Tumilar (Irdam XIII/Mdk), Brigjen TNI Prince Meyer Putong, SH (Danrem 131/Stg), Robby Dondokambey, S.Si (Wakil Bupati Minahasa), Ir. Adolf Tamengkel (Kadis PU Prov Sulut), Para Asisten dan Kabalak Kodam XIII/MDK., Kolonel Inf Acok Lamama (Kasiter Korem 131/Stg), Letkol Inf Herbert A. Andi Sinaga, S.Ip (Dandim 1302/Minahasa), Danyon 712/Wt, Danyon Armed 19/105 Trk, Danyon Zipur 19/Ykn, Danki Kav 10/Msc dan Para Asisten Pemkab.

Reporter: Jebeng