Dulohupa.id – Terduga pelaku percobaan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur yang sedang tidur di rumahnya di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, kini ditangkap polisi.
Terduga pelaku berinisial YT yang disebut warga ‘kolor Ijo’ ini melarikan diri usai melakukan aksi bejatnya pada 9 Juni 2025 lalu. Kemudian pada Minggu (15/6/2025) YT menyerahkan diri di Polres Boalemo. Tim Resmob Polres Pohuwato langsung menjemput YT dan dibawa ke Mapolres Pohuwato untuk pemeriksaan lebih lanjut
Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni menjelaskan saat ini terduga pelaku tengah melakukan pemeriksaan. Anggota kepolisian telah melakukan pemeriksaan awal terhadap YT dan juga telah dilaksanakan gelar perkara.
“Jadi penetapan tersangka belum, saat ini terduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan. Jika terbukti YT dijerat dengan UU perlindungan anak dengan ancaman penjara 15 tahun,” ungkapnya.

Sebelumnya seorang anak di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo nyaris diperkosa oleh orang tak dikenal. Dari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang beredar di media sosial, awalnya pelaku mendatangi sebuah rumah di Kecamatan Buntulia.
Pelaku mengendap-endap seakan mencari sesuatu dan seperti terlihat masuk lewat jendela.
Tak berselang lama, terdengar teriakan perempuan secara histeris. Disamping itu, dalam rekaman nampak pelaku kabur tak lagi menggunakan celana.
Menurut pengakuan ibu korban yang diposting di Facebook, aksi bejat itu terjadi pada Senin (9/6/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu sang ibu bersama anak perempuannya di rumah, sementara suaminya lagi bertugas.
“Saya punya anak yang satu di kamar sabla ada makan roti sambil main game. Dalam keadaan mulai tertidur setengah sadar, dan pada saat sekitar pukul jam 1 lewat anak saya merasa bahwa ada orang masuk di kamar, dia (anaknya) tiba-tiba badannya sudah dalam keadaan ditindih oleh orang yang masuk ke dalam kamar tersebut. Seketika anak saya langsung teriak,” jelas sang ibu.
Ia juga mengaku bahwa anaknya sempat dipukul pelaku saat memaksa untuk melakukan aksi senonoh. Saat itu pelaku sudah melepaskan celananya yang membuat korban berteriak. Pelaku panik dan melarikan diri tanpa memakai celana.
“Anak saya melawan dan berteriak, pelaku pun panik dan langsung lari. Beberapa orang yang berada di dalam rumah dan warga sekitar juga langsung keluar rumah saat mendengar teriakan anak saya. Namun pelaku berhasil melarikan diri,” ungkapnya.
Reporter: Hendrik Gani











