Dulohupa.id – Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga mengingatkan dampak besar yang ditimbulkan akibat musim kemarau saat ini yang melanda wilayah Indonesia termasuk Provinsi Gorontalo.
Kondisi iklim saat ini sangat terasa, suhu panas yang tinggi besar akibatnya untuk kehidupan manusia. Karena disamping harga bahan pokok yang melejit ada juga efek lain yang ditimbulkan di musim kemarau, yaitu adalah rentan terjadinya peristiwa kebakaran. Seperti apa yang telah terjadi dibeberapa wilayah Kabupaten Pohuwato, seperti Kecamatan Randangan dan Kecamatan Patilanggio.
Hal itu diungkapkan Bupati Saipul dihadapan masyarakat pada penutupan open turnamen sepak takraw Kemiri Cup III di Desa Kemiri, Kecamatan Paguat, Selasa (5/9/2023).
Dirinya juga menjelaskan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa ancaman kemarau panjang untuk wilayah Gorontalo sampai pada bulan Desember 2023. Itu artinya masih kurang lebih dari 4 bulan lagi kita berada di musim panas atau musim kemarau.
Di musim panas seperti ini tentu kebakaran menjadi salah satu yang diwaspadai, dan bahkan beberapa titik seperti yang terjadi belum lama ini di Kecamatan Patilanggio dan Kecamatan Randangan telah terjadi kebakaran lahan.
Jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bersama, maka diharapkan masyarakat waspada dan jangan membakar di sembarang tempat. Sebab kata dia ketika terjadi kebakaran maka dengan cepatnya api akan merembet ke tempat lain termasuk pemukiman warga. Itu diakibatkan pada musim kemarau ini angin pun berhembus sangat kencang yang menyebabkan kebakaran cepat membesar.
“Ia, sudah kita saksikan di beberapa titik kebakaran, di mana angin kencang bisa berpengaruh pada kecepatan api yang menyala. Untuk itu kami harap tidak ada pembakaran yang dilakukan di lahan-lahan pertanian maupun perkebunan. Juga bagi warga untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok, karena bahaya kebakaran mudah saja terjadi di musim panas ini,” jelas Saipul.
Pemerintah daerah kata Bupati Saipul Mbuinga merasa bersyukur karena kebakaran yang terjadi di dua kecamatan dapat segera teratasi oleh Satpol PP/Damkar yang dibantu BPBD serta pemerintah setempat.
“Semoga tidak terjadi lagi kebakaran, kita semua kiranya tetap waspada dan insyaallah hujan cepat turun sehingga kemarau segera berakhir,” ucap Bupati Saipul Mbuinga.
Reporter: Hendrik Gani











