Dulohupa.id – Bupati Boalemo, Rum Pagau menyoroti pentingnya pengendalian inflasi dan ketersediaan BBM saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Triwulan II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rabu (20/5/2026).
Dalam kegiatan itu, Rum Pagau mengatakan inflasi yang tidak terkendali dapat menurunkan daya beli masyarakat, terutama warga ekonomi menengah ke bawah. Ia menyebut harga bahan pokok seperti beras, cabai, dan minyak goreng masih menjadi perhatian pemerintah menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten Boalemo sebelumnya telah menjalankan program “Toko Inflasi” di seluruh kecamatan saat Ramadan lalu.
Selain inflasi, Rum Pagau juga menyoroti kelangkaan dan mahalnya BBM di Boalemo. Ia meminta Hiswana Migas dan Pertamina membantu menjaga ketersediaan stok BBM bagi masyarakat.
Menurutnya, kuota Bio Solar dan Pertalite tahun 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, pemerintah daerah meminta dukungan semua pihak agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga di Gorontalo, termasuk Kabupaten Boalemo.











