Dulohupa.id – Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga mengaku pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan pasca insiden kantor Bupati dibakar massa penambang.
Bupati Saipul mengatakan, pelayanan di kantor Bupati Pohuwato untuk sementara dipindahkan di kantor bersama.
“Layanan kepada masyarakat tetap akan diaktifkan dan kami sudah putuskan kami besok akan berkantor di kantor bersama,” ujar Bupati Saipul Mbuinga.
Saipul Mbuinga juga menjelaskan sebenarnya sebelum peristiwa ini pihaknya telah bertemu dengan perusahaan dan sudah ada 200 orang yang telah disalurkan talih asih. Namun kata dia itu terhenti karena pihaknya mendapat informasi bahwa masa aksi akan menuju tempat pembayaran tersebut.
“Ada sekitar 200 orang yang akan siap menerima. Namun itu terhenti pada jumlah 35, karena terinformasi masa aksi akan bergerak ke tempat pelaksanaan pembayaran. Sehingga pelayanan terhenti dan dibubarkan dan peralatan diamankan ke polres,” ungkapnya.
Buntut dari aksi demontrasi tersebut, kata bupati ada sejumlah fasilitas pemerintah yang rusak hingga kantor bupati ludes terbakar.
“Kantor DPRD, rumah dinas dirusak, sampai kantor bupati terbakar dan tidak bisa digunakan lagi,” jelas Saipul Mbuinga.
Kata Saipul sejumlah fasilitas yang rusak dan terbakar tersebut akan diperbaiki dan akan dipercepat pembangunannya.
“Seperti apa yang disampaikan pak Gubernur fasilitas yang rusak dan terbakar itu akan dipercepat pembangunannya,” ujar dia
Hingga saat ini kata Bupati Pohuwato kerugian belum bisa ditaksir. Saat ini pihaknya masih dalam pendataan.
Reporter: Hendrik Gani











