Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Bupati Gorontalo Jadikan Pengembangan UMKM sebagai Program Unggulan

×

Bupati Gorontalo Jadikan Pengembangan UMKM sebagai Program Unggulan

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat menerima Cendramata dari Indomaret/Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo akan menjadikan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi program unggulan. Sebab, UMKM memiliki kontribusi tinggi dalam pembangunan daerah. 

“Di Kabupaten Gorontalo terdapat sekitar 44 ribu UMKM, dan di era  pandemi Covid-19 saat ini kita terus mendorong UMKM agar terus melakukan inovasi dalam memajukan UMKM. Kami pun akan menjadikan UMKM menjadi program unggulan,” ungkap Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo pada pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM,  yang berlangsung di Rumah Makan Orasawa Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (21/09) sore. 

Untuk mewujudkan UMKM menjadi program unggulan, kata Nelson pihaknya akan terus melakukan perluasan  kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti halnya dengan Indomaret serta perbankan. Dengan harapan produk UMKM dapat dipasarkan di outlet-outlet serta mendapatkan modal usaha. 

“Kerja sama ini sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan Indomaret dalam memajukan UMKM di Kabupaten Gorontalo, sehingga produk UMKM memiliki nilai jual,” terang Nelson. 

Diungkapkan Nelson, tak hanya kerja sama saja dilakukan, tapi juga  pemerintah memberikan edukasi atau pelatihan kepada pelaku UMKM baik itu terkait permodalan serta pemasaran secara digital. 

“Kami berharap pelaku UMKM tak hanya bergantung pada pemasangan di outlet-outlet saja, tetapi bisa memanfaatkan dunia digital,” ungkap Nelson.

Terakhir Nelson menyampaikan, dengan memanfaatkan dunia digital, produk luar dan produk lokal akan mengalami peningkatan dan tentunya hal ini akan berdampak pada ekonomi  serta perkembangan daerah. 

“Karena, UMKM mempunyai peran dalam pembangunan daerah. Bukan produk luar saja yang terus digunakan, tapi produk lokal juga harus ditingkatkan,” tutup Nelson.

Reporter: Fandiyanto Pou