Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Bawaslu Pohuwato Temukan 1.906 Pemilih Tetap Tak Memiliki E-KTP

Dulohupa.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pohuwato menemukan 1.906 pemilih tetap di wilayah itu tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Hal itu ditemukan bawaslu saat proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) berlangsung.

“Sampai dengan tanggal 4 Agustus 2020, sesuai pantauan pengawas di lapangan, ada 1.906 pemilih yang belum memiliki e-KTP, dan ada juga ditemukan pemilih yang berlokasi jauh dengan TPS-nya sebanyak 224 pemilih,” kata Ramlan SP, Koordinator Divisi Pengawas dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Pohuwato, Selasa kemarin (11/8).

Selain itu, kata Ramlan, selama pelaksanaan coklit berlangsung, pengawas yang berada di tingkat kecamatan dan desa menemukan beberapa masalah lainnya, yaitu adanya pemilih yang sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Padahal seharusnya, data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat itu sudah tidak ada lagi pada saat pemilu sebelumnya. Caranya, pihak KPU Kabupaten Pohuwato mesti melakukan sinkronisasi data DPT terakhir dengan DP4.

“Hasil temuan dari petugas pengawas di lapangan, ada pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS), tapi masih ada dalam A.KWK yang berjumlah 2.813 yang tersebar di 13 kecamatan,” kata Ramlan, Selasa (11/8/2020).

Tidak hanya itu saja, Ramlan pun juga mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan adanya rumah yang telah selesai dicoklit, namun belum ditempeli stiker yang berguna sebagai penanda bahwa sudah dilakukan coklit di rumah tersebut.

Meski begitu, Ramlan mengaku, bahwa setiap temuan yang didapati oleh pihaknya, akan disampaikan ke KPU Pohuwato sebagai saran perbaikan.

“Bawaslu Pohuwato akan terus melakukan pengawasan sampai berakhirnya pelaksanaan coklit pada 13 Agustus nanti,” tutup Ramlan. **(Zul)