Dulohupa.id – Tiga kecamatan di wilayah Bone Pesisir, Kabupaten Bone Bolango, kembali diterjang bajir pada Senin sore (7/9) kemarin. Akibatnya, sejumlah kerusakan berat terjadi. Banjir baru dilaporkan surut pada pukul 23:00 WITA. Beruntung, masyarakat di wilayah tersebut, berhasil dievakuasi.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun dulohupa.id, secara rinci desa-desa yang terdampak adalah Desa Tombulilato dan Desa Pelita Jaya di Kecamatan Bone Raya, lalu Desa Kaidundu, Desa Dunggilata, Desa Mopuya, dan Desa Mamungaa Timur, Kecamatan Bulawa, serta Desa Bilungala Kecamatan Bonepantai.

Namun, kerusakan yang dilaporkan terparah terjadi di Desa Mamungaa Timur, dengan dua kendaraan roda empat, serta tiga kendaraan roda dua yang hanyut diseret arus banjir. Sementara itu, rumah-rumah penduduk dilaporkan rusak berat, dengan lumpur dan kayu-kayu besar yang dibawa banjir menumpuk di jembatan.

Zulkifli Pasau, Bhabinkamtibmas Bulawa mengatakan, bahwa memang karusakan paling parah terjadi di Desa Mamungga Timur. Di desa tersebut, setidaknya 30 rumah rusak berat. Rumah-rumah tersebut kata dia sudah tidak bisa ditinggali, sehingga pemiliknya terpaksa mengungsi.

“Ya saat ini memang masyarakat yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masih, tapi ada juga yang masih bertahan di pengungsian, sebab rumah-rumah mereka memang sudah tidak bisa ditinggali,”

Katanya lagi,”Karena rumah-rumah itu rusak berat. Batu dan lumpur sudah hampir mencapai atap rumah. Itu di Desa Mamungga Timur yah. Yang paling parah di sini,”

Sejauh ini kata Zul, bahwa akses Gorontalo-Bolsel, Sulawesi Utara juga masih rusak parah. Namun katanya, pihak TNI dan Polri sudah turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak, dan memulihakah sejumlah kerusakan.

“Jalan di perbatasan itu rusak parah. Bukan tidak bisa dilalui. Bisa, tapi cukup sulit. Dan allhamdulilah tidak ada korban jiwa,” katanya

Reporter: Mega Editor : Wawan Akuba











