Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
GORONTALOHEADLINEPemilu 2024

Baliho Caleg Dipaku di Pohon Merusak Lingkungan, Ini Penjelasan Akademisi!

×

Baliho Caleg Dipaku di Pohon Merusak Lingkungan, Ini Penjelasan Akademisi!

Sebarkan artikel ini
Caleg Baliho
Sejumlah Baliho Caleg yang Dipaku di pohon ruas jalan Kota Gorontalo. Foto/yayan

Dulohupa.id – Maraknya pemasangan baliho dan spanduk Calon Anggota Legislatif (Caleg) di pepohonan yang ada di ruas-ruas jalan dinilai merusak lingkungan.

Hal ini diutarakan Akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof Ramli Utina yang merupakan Dosen Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA-UNG), kepada Dulohupa saat dihubungi, Rabu (17/01/2024).

Prof Ramli menjelaskan, batang pohon jika dipaku maka lapisan jaringan pertumbuhan terganggu, sehingga bisa berdampak pada pohon menjadi kerdil, gugur daun hingga mati.

“Jika bagian batang pohon ini dipaku, diikat, dikupas, dilukai, maka jelas mencapai hingga ke bagian korteks mendekati floem, yaitu suatu lapisan/jaringan yang berfungsi untuk transportasi hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian pohon. Bisa dibayangkan, jika lapisan floem rusak, maka transport hasil fotosintesis terganggu,” jelas Prof Ramli.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Gorontalo asal Bangkep Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

Menurutnya, pada batang tumbuhan yang berkayu misalnya pohon Angsana, pohon Mahoni, pohon Pinus, terdapat proses pertumbuhan primer di bagian ujung batang (meristem apikal) atau pertumbuhan tinggi pohon, serta proses pertumbuhan sekunder pada kambium batang atau pertambahan diameter batang.

“Sehingga kalaupun jaringan floem pohon tersebut dapat pulih tapi akan membutuhkan waktu yang lama” papar Prof Ramli.

Selain itu, fungsi tumbuhan sebagai penyerap Karbon dan penghasil Oksigen jika terganggu, maka akan berakibat negatif pada kondisi lingkungan, serta kehidupan manusia dan satwa lainnya.

Luka pada bagian kulit pohon dapat berakibat infeksi dan penyakit pada batang pohon, sehingga dirinya berharap agar masyarakat menghindari untuk melukai, atau melubangi batang pohon dengan alasan dan tujuan apapun.

Reporter: Yayan