Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Bahas Soal Tanggap Darurat Covid, PGRI Kabgor Gelar Rakornas Secara Virtual

Dulohupa.id – Menyikapi soal tanggap darurat Covid-19, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) pada, selasa (07-04-2020) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) secara Virtual atau Teleconference, bertempat di ruang Aula rumah dinas Bupati Gorontalo.

Pantauan awak media pada rapat itu, membahas antara lain menyikapi soal tanggap darurat Covid-19, yang disamping itu juga membahas kebijakan pemerintah dan perjuangan organisasi profesi, serta Konferensi tingkat Kabupaten maupun Provinsi Gorontalo, terkait hasil pertemuan di Tarakan.

Usai rapat secara virtual Ketua PGRI Kabgor Fory Naway meengutarakan, sikap tanggap darurat terhadap pencegahan Covid-19, Bersama Pemerintah melalui Mendikbud RI, secara menyeluruh di intruksikan PGRI harus menyikapinya bersama kebijakan Mendikbud RI, yang serentak secara nasional. Disamping itu juga Fory menambahkan, selain waspada tanggap Covid-19, pihaknya pun peduli untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona.

“Yang paling utama adalah bagaimana menjaga kesehatan, seperti yang disampaikan Ketua umum PB PGRI, dimana beliau menekankan bagaimana cara memenuhi kebutuhan dasar dan pola hidup bersij dan sehat,” urainya.

Fory menghimbau untuk Kabgor, pihaknya mendukung kebijakan Bupati Gorontalo dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah sesuai, intruksi organisasi Pusat Profesi Guru.

“Kami sebagai organisasi profesi tentunya harus lebih memberikan support kepada seluruh guru-guru, karena menangani, membimbing dan memberikan pembelajaran secara online, kami nilai tidak mudah, ditambah dengan Daerah terpencil untuk mendapatkan koneksi jaringan,” Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabgor Zubair Pomalingo, mengemukakan sebagai Anggota PGRI mengupayakan untuk bisa saling sinkronisasi program.

“Meskipun sekolah tertutup tetapi pada prinsipnya mereka tetap melaksanakan, melakukan evaluasi di rumah-rumah dengan berbagai cara, Sampai saat ini Kami berupaya mencairkan paling lambat besok pagi, untuk gaji tenaga kontrak, yang menjadi harapan Daerah,” tandasnya” (ADE)