Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEPEMPROV GORONTALO

ASN Pemprov Gorontalo Rangkap Dosen Dilarang Mengajar di Jam Kerja

38
×

ASN Pemprov Gorontalo Rangkap Dosen Dilarang Mengajar di Jam Kerja

Sebarkan artikel ini
ASN Dosen
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya dengan Sekdaprov Gorontalo dan jajaran Pimpinan OPD, usai Apel Perdana Mengawali Tahun 2024 di halaman Museum Purbakala, Kota Gorontalo, Selasa (2/1/2024). Foto/Diskominfotik

Gorontalo – Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang rangkap dosen dilarang mengajar di jam kerja kantor. Hal itu ditegaskan Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya saat memimpin Apel Perdana Mengawali Tahun 2024 di halaman Museum Purbakala, Kota Gorontalo, Selasa (2/1/2024).

Ismail menekankan tugas tambahan itu bisa dilakukan selama tidak mengganggu jam kerja pegawai.

“Saya sudah mendapat laporan ada pegawai pemprov yang mengajar di perguruan tinggi tapi mengajarnya di jam kantor. Saya sudah minta kepala BKD untuk membuat edaran bahwa dilarang bapak ibu sekalian untuk ngajar di jam kantor,” tegas Ismail.

Baca Juga: Penjagub Gorontalo Sebut APBD 2024 Belum Teregistrasi

Ismail mengaku tidak ingin membatasi kompetensi pegawainya, namun rangkap kerja yang menggangu pekerjaan utama bukanlah hal tepat. Terlebih laporan menyebut ada oknum pegawai yang justru berbuat “rusuh” di kampus.

“Kalau dosennya bagus saya suka, tapi yang masuk ke saya melapor untuk disuruh tarik. Jadi dosen di tempat mereka, tapi jadi perusuh. Sementara itu tidak ditugaskan ke sana. Bapak ibu yang punya kemampuan kompetensi mengajar, kalau mau mengajar, pilih saja. Mau jadi ASN Pemprov atau jadi dosen di luar., karena itu bukan tugas. Anda di gaji dari jam 8 sampai jam 4 di pemerintahan,” tegasnya.

banner