Untuk Indonesia

Arogan! Suami Plh Kades Timuato Ini Suka Memaki Aparat Desa

“Saya sering dibentak-bentak dan dikatakan bodoh di muka umum,” ungkap RA. 

Dulohupa.id- Sifat arogan ditunjukan oleh oknum aparat Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Ia kerap memaki seorang aparat desa yang berusia lanjut dengan kalimat yang tidak pantas. Belakangan, pria berinisial AS itu diketahui adalah suami dari Plh Kepala Desa Timuato, sekaligus sebagai Kaur Perencanaan.

Kepada Dulohupa.id, RA (52) seorang aparat Desa Timuato mengungkapkan, bahwa AS memang kerap memaki dirinya. Kalimat-kalimat yang dilontarkan pun kata RA, memang tidak pantas diucapkan oleh seorang aparat desa.

“Saya sering dibentak-bentak dan dikatakan bodoh di muka umum,” ungkap RA, Senin (22/2).

Terakhir kata dia, terjadi pada 20 Februari 2021 kemarin. Dalam rapat pembahasan penetapan anggaran pendapatan belanja desa (APBD) itu kata RA, ia kembali dibentak dan dikata-katai sebagai wanita tua yang bodoh.

“Permasalahanya itu pak, pada saat saya mau menyerahkan daftar hadir kepada Plh kepala desa, tidak taunya Ais sudah bentak-bentak saya dan keluarkan kata bodoh kepada saya di depan banyak orang, hanya karena ada di salah satu daftar hadir itu yang tidak sempat ditandatangani oleh ketua BPD,” ungkap RA saat ditemui di kediamannya.

“Untuk daftar hadirnya itu ada empat, dua absen dan dua untuk arsipnya. Tapi salah satu daftar hadir ketua BPD belum sempat, karena ada urusan yang mendadak,” tambahannya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, AS justru menganggap bahwa apa yang ia lakukan memang sudah biasa terjadi di desa tersebut. Ia pun mengakui, perkataan itu keluar karena pada saat itu ia sudah emosi. Ia pun mengaku bahwa kejadian tersebut terjadi ketika rapat hanya menyisakan aparat desa. Tidak ada lagi masyarakat yang hadir kata dia.

“Dalam hal perangkat desa, memang kami seperti itu. Saya bilang begitu karena sudah emosi, di mana saya katakan RA ini sudah tua-tua di kantor desa, cuman kase menjalankan daftar hadir so terlalu bodoh, apa salahnya dengan kata bodoh?,” pungkasnya.

Anak RA Keberatan dengan Perlakuan AS

Meski RA mengungkapkan tidak keberatan dengan perlakuan AS tersebut, namun anak dari RA, Mimin justru mengungkapkan kekecewaannya. Ia berencana untuk melaporkan AS ke kepolisian setempat. Sebab, menurutnya apa yang dilakukan AS tidaklah pantas, apalagi dilakukan berulang kali.

“Saya tidak terima dengan perlakuan aparat desa tersebut yang tidak baik, apalagi ibu saya dikatakan bodoh di depan banyak orang. Aparat desa itu sebagai contoh, ini malah sebaliknya dan permasalahan ini saya berharap ada efek jera kepadanya, dan kemungkinan bisa jadi saya laporkan dia ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Reporter: Fandiyanto Pou

Comments are closed.