Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan, bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Gorontalo berpotensi turun ke level dua.
Bukan tanpa alasan, potensi itu kata dia, karena memang saat ini angka kasus Covid-19 di wilayah tersebut cenderung turun. Apalagi, PPKM di Kota Gorontalo sesuai edaran, berakhir hari ini, 23 Agustus 2021.
Sebelumnya, sesuai dengan instruksi Kemendagri, PPKM di Kota Gorontalo masuk kriteria level tiga, dan hingga malam ini, belum ada edaran dari pemerintah pusat terkait status perpanjangan PPKM.
“Kami masih menunggu Inmendagri yang akan keluar nanti malam, yang jelas dan sudah pasti malam ini akan diumumkan oleh satuan gugus tugas pusat atas perintah bapak presiden terkait PPKM” ujar Marten saat ditemui usai memimpin rapat evaluasi KORSUPGAH di Kantor Wali Kota Gorontalo.
“Kami pun masih menunggu terkait status Kota Gorontalo yang masuk di kriteria PPKM Level tiga atau mungkin turun ke level dua, mengingat Kota Gorontalo sudah menunjukan statistik (kasus) yang cukup baik,” lanjutnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Gorontalo berhasil mencapai angka vaksinasi hingga 40 persen dari total sasaran 159.600 jiwa.
Juga, dalam hal kepatuhan terhadap protokol kesehatan, Kota Gorontalo dinilai berhasil. Hal ini tidak terlepas dari upaya pemerintah Kota melalui posko-posko penertiban PPKM di sejumlah titik yang tersebar di pasar-pasar tradisional maupun pusat-pusat keraian lainnya.











