Dulohupa.id- Angka kasus Covid-19 terus menunjukan tren positif. Data terbaru yang dirilis oleh satgas Covid-19 setempat, per 4 Oktober 2021, tingkat kesembuhan pasien di Kota Gorontalo mencapai 96,30 persen dan menyisakan delapan kasus aktif saja.
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha berpendapat, jika tren positif ini terus berlanjut, maka tidak menutup kemungkinan di tahun depan Covid-19 akan berubah status dari pandemi menjadi endemi. Artinya, hanya akan menjadi penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu.
“Alhamdulillah saat ini Kota Gorontalo terus menunjukan tren positif dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Bahkan untuk kasus aktif saat ini kita hanya ada delapan kasus saja, jika hal ini terus membaik tidak menutup kemungkinan di tahun depan Covid-19 akan berubah status yang saat ini pandemi akan menjadi endemik selayaknya flu pada umumnya.” ungkap Marten dengan girang.
Marten pun mengimbau kepada seluruh unsur masyarakat, agar mendukung segala bentuk kebijakan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Karena dengan adanya support dari masyarakat, maka pandemi ini akan segera berakhir.
“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh kalangan masyarakat untuk bisa mendukung segala bentuk kebijakan pemerintah baik itu vaksinasi maupun penerapan protokol kesehatan agar pandemi saat ini segera berakhir.” ujar Marten.
Saat ini, PPKM di Kota Gorontalo juga turun ke level 2. Hal itu setelah kurang lebih dua bulan menerapkan PPKM level 3.
Turunnya level penerapan PPKM di Kota Gorontalo tidak terlepas dari usaha pemerintah dalam melakukan vaksinasi terhadap masyarakat, lebih dari 54 persen masyarakat Kota Gorontalo telah divaksin dosis pertama.
Apalagi, sudah ada tiga dari sembilan kecamatan di Kota Gorontalo yang berstatus zona hijau.











