Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEPERISTIWA

Alami Infeksi, Bayi yang Dibuang Dirujuk ke RS Dunda Limboto

×

Alami Infeksi, Bayi yang Dibuang Dirujuk ke RS Dunda Limboto

Sebarkan artikel ini
Bayi Dibuang
Seorang bayi berjenis kelamin perempuan sebelumnya dirawat di Puskesmas Tilango usai ditemukan warga di Desa Ilotidea, kabupaten Gorontalo. (Foto: Enda/DUlohupa)

Dulohupa.id – Bayi perempuan yang diduga dibuang orangtuanya telah dirujuk ke rumah sakit Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo, setelah mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Tilango.

Kepala Puskesmas Tilango, Fatmah Mus Abdul mengungkapkan, bayi dirujuk ke rumah sakit karena mengalami infeksi pada tali pusatnya.

“Dirujuk karena infeksi tali pusat. Bagian tubuh lainnya dalam kondisi baik,” tutur Fatmah saat dikonfirmasi Dulohupa.

Fatmah menjelaskan, infeksi ini bisa saja akan berpengaruh kepada bayi yang baru lahir.

“Kalau tidak tertangani segera akan berakibat fatal pada bayi,” tambahnya.

Petugas kesehatan di Puskesmas Tilango sebelumnya melakukan tindakan dengan memotong tali pusar yang masih melilit di tubuh bayi.

“Tali pusarnya yang masih ada dipotong dan dibersihkan. Kami kemudian melakukan observasi untuk mengetahui perkembangan kondisi bayi,” jelas Fatmah.

“Setelah dokter memeriksa keadaan bayi, kondisinya sehat dan stabil. Berat badan bayi 2,8 kilogram, dan panjang bayi 46 sentimer,” tambahnya.

Pihak Puskemas Tilango memperkirakan bayi baru dilahirkan beberapa jam dan dibuang sebelum ditemukan.

“Kalau seandainya bayi ini tidak ditemukan selama dua hari setelah dibuang, mungkin bayinya dalam kondisi buruk,” ungkap Fatmah.

Sebelumnya warga dihebohkan penemuan bayi yang dibuang di perkebunan dekat kawasan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBBE) Arba Mitra Usaha, Desa Ilotidea, kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/8/2022).

Bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak pergi di perkebunan tomat. Ia kemudian melaporkannya kepada kepala Desa Ilotidea dan langsung dibawa warga ke Puskesmas Tilango.

Enda/Dulohupa