Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINENASIONAL

Fenomena Kabut Asap di Gorontalo, BMKG: Kualitas Udara Terpantau Berada Pada Kategori Tidak Sehat

×

Fenomena Kabut Asap di Gorontalo, BMKG: Kualitas Udara Terpantau Berada Pada Kategori Tidak Sehat

Sebarkan artikel ini
Kabut Asap di Gorontalo
Suasana Kabut asap di wilayah Kota Gorontalo. Foto:Dulohupa.id

​Dulohupa.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan resmi terkait kondisi kabut asap dan sebaran titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Provinsi Gorontalo.

​Pegawai BMKG, Hani Septianing Rahayu mengatakan bahwa dari hasil pemantauan saat ini terdeteksi adanya sejumlah titik panas di daerah tersebut yang mengindikasikan keberadaan titik api di beberapa lokasi.

Hani juga menjelaskan, selain kabut asap yang berasal dari Gorontalo, ini juga dipengaruhi adanya pergerakan asap dari wilayah tetangga.

​Kendati demikian, BMKG memastikan bahwa kepulan asap dari arah Papua tersebut saat ini sudah mulai berkurang jika dibandingkan dengan kondisi tiga hari sebelumnya. Berdasarkan alat ukur BMKG, tingkat jarak pandang (visibility) di Gorontalo saat ini tercatat berada di kisaran 3.000 hingga 7.000 meter.

Menurut dia, dari sisi kualitas udara, prediksi sebaran partikulat halus PM2.5 di Provinsi Gorontalo saat ini terpantau berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.

Olehnya, BMKG mengimbau agar masyarakat dapat mengurangi kegiatan diluar ruangan, terlebih terhadap kelompok rentan, anak-anak, masyarakat yang memiliki riwayat penyakit paru-paru dan penyakit jantung.

“Imbauan kami untuk masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama pada kategori rentan seperti lansia, anak kecil ataupun orang-orang yang memiliki riwayat penyakit paru-paru atau jantung,” ujar Hani.

Tak sampai disitu, masyarakat juga diharapkan bisa menggunakan masker ketika saat beraktivitas, guna meminimalisir kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

“Selain itu apabila masyarakat melakukan aktivitas di luar ruangan dapat kita sarankan untuk menggunakan masker yang sesuai,” pungkasnya.

Reporter: Yayan